Jerawat bisa jadi musuh utama bagi remaja. Di masa pubertas, perubahan hormon membuat produksi minyak di wajah meningkat, sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun muncul. Tapi, tahukah kamu bahwa jerawat punya banyak jenis, dan cara mengatasinya pun berbeda-beda?

Yuk, kenali tipe-tipe jerawat yang paling sering muncul dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat!

1. Komedo (Whitehead & Blackhead)

Ciri-ciri:

  • Whitehead: komedo tertutup berwarna putih
  • Blackhead: komedo terbuka berwarna hitam

Penyebab:
Komedo terbentuk dari campuran sebum (minyak alami kulit) dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.

Cara Mengatasi:

  • Gunakan face wash yang mengandung salicylic acid untuk membantu membersihkan pori
  • Hindari memencet komedo agar tidak terjadi iritasi
  • Rutin eksfoliasi 1–2 kali seminggu dengan bahan yang lembut

2. Papula

Ciri-ciri:

  • Benjolan kecil kemerahan
  • Tidak memiliki nanah
  • Terasa sakit saat disentuh

Penyebab:
Peradangan akibat bakteri yang berkembang di dalam pori-pori yang tersumbat.

Cara Mengatasi:

  • Gunakan obat jerawat dengan kandungan benzoyl peroxide atau tea tree oil
  • Jangan digaruk atau dipencet karena bisa memperparah peradangan
  • Pastikan kamu menjaga kebersihan wajah dan bantal tidur

3. Pustula

Ciri-ciri:

  • Benjolan merah dengan titik putih berisi nanah di tengahnya
  • Terlihat seperti jerawat “matang”

Penyebab:
Infeksi bakteri yang menyebabkan reaksi peradangan dan terbentuknya nanah.

Cara Mengatasi:

  • Bersihkan wajah dengan lembut dua kali sehari
  • Aplikasikan spot treatment dengan sulfur atau benzoyl peroxide
  • Hindari menggunakan makeup tebal di area yang sedang meradang

4. Nodul

Ciri-ciri:

  • Jerawat besar, keras, dan sakit saat disentuh
  • Tidak memiliki mata jerawat

Penyebab:
Peradangan yang dalam dan melibatkan jaringan kulit lebih dalam. Biasanya akibat infeksi serius.

Cara Mengatasi:

  • Butuh perawatan dari dokter kulit
  • Tidak dianjurkan untuk diobati sendiri dengan skincare biasa
  • Dokter bisa memberikan antibiotik oral atau perawatan topikal khusus

5. Jerawat Batu (Cystic Acne)

Ciri-ciri:

  • Ukuran besar, terasa nyeri, dan berisi nanah
  • Bisa meninggalkan bekas luka permanen

Penyebab:
Faktor hormon dan genetik sangat berpengaruh. Biasanya terjadi saat hormon tidak seimbang.

Cara Mengatasi:

  • Konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapat perawatan intensif
  • Obat seperti isotretinoin atau terapi hormon bisa diresepkan dokter
  • Jangan mencoba memencet atau mengobatinya sendiri

Kapan Harus ke Dokter Kulit?

Jika kamu sudah mencoba berbagai cara, tapi jerawat tidak kunjung membaik, bahkan makin parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kulit. Jerawat yang ditangani sejak dini bisa mencegah bekas luka dan masalah kulit jangka panjang.

Kesimpulan

Mengetahui jenis jerawat sangat penting agar kamu bisa memilih cara perawatan yang tepat. Setiap jenis jerawat butuh pendekatan yang berbeda. Jangan hanya mengikuti tren skincare teman tanpa tahu kebutuhan kulitmu sendiri.

Ingin Jerawat Cepat Kering dan Kulit Tetap Bersih?

Kamu bisa coba produk face wash dan obat totol jerawat dari Nurilab, yang dirancang khusus untuk mengatasi jerawat remaja. Dapatkan juga konsultasi kulit gratis via Teleconsultation langsung di https://nurilab.id/nurilab-shop/. Yuk, mulai langkah kecil untuk kulit sehatmu hari ini!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra