Merawat kulit wajah dengan skincare memang penting, namun penggunaan yang tidak tepat justru bisa menimbulkan masalah baru. Banyak orang mengira mereka sudah melakukan rutinitas perawatan wajah dengan benar, padahal tanpa disadari ada kesalahan-kesalahan umum yang justru merusak skin barrier dan memicu breakout.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai kesalahan skincare yang paling sering dilakukan dan bagaimana kamu bisa menghindarinya.

Kesalahan Skincare yang Sering Dilakukan

Tanpa disadari, jerawat atau iritasi yang kerap muncul di wajah bisa terjadi karena rutinitas pemakaian skincare yang kurang tepat. Untuk menghindarinya, berikut beberapa kesalahan pemakaian skincare yang sering dilakukan:

1. Tidak Mengenal Jenis Kulit Sendiri

Salah satu kesalahan paling mendasar adalah memakai produk tanpa memahami tipe kulit. Kulit kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif membutuhkan produk dan kandungan yang berbeda. Misalnya, kulit berminyak memerlukan formula non-comedogenic, sementara kulit kering butuh kandungan yang melembapkan.

Tips: Lakukan tes sederhana untuk mengenali kondisi kulit atau konsultasikan dengan ahli kulit jika perlu.

2. Terlalu Sering Ganti Produk

Trend skincare yang berubah cepat membuat banyak orang tergoda mencoba berbagai produk baru. Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Terlalu sering mengganti produk bisa mengganggu keseimbangan kulit dan menyebabkan iritasi atau jerawat.

Tips: Gunakan satu produk minimal selama 2–4 minggu sebelum menilai hasilnya, kecuali ada reaksi negatif.

3. Menggunakan Banyak Produk Sekaligus

Layering skincare memang bermanfaat, namun penggunaan terlalu banyak produk dengan bahan aktif yang kuat (seperti AHA, BHA, retinol) secara bersamaan justru bisa membuat kulit stres. Bukannya glowing, yang terjadi justru over-exfoliation dan breakout.

Tips: Fokus pada rutinitas dasar terlebih dahulu, seperti cleanser, sunscreen, dan moisturizer sebelum menambahkan produk tambahan.

4. Melewatkan Sunscreen

Sunscreen adalah langkah paling penting dalam skincare, bahkan jika kamu tidak keluar rumah. Paparan sinar UV tetap bisa terjadi melalui jendela atau saat cuaca mendung, dan menyebabkan penuaan dini serta hiperpigmentasi.

Tips: Gunakan sunscreen minimal SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap 2–3 jam jika terpapar sinar matahari.

5. Menggunakan Produk Berdasarkan Review Orang Lain

Apa yang cocok di kulit orang lain belum tentu cocok untuk kulitmu. Mengikuti influencer tanpa mengecek kandungan dan menyesuaikannya dengan kondisi kulit pribadi bisa berujung pada iritasi atau alergi.

Tips: Pelajari kandungan aktif dalam produk dan sesuaikan dengan kebutuhan kulitmu. Jangan hanya terpaku pada review viral.

6. Tidak Melakukan Double Cleansing

Makeup, sunscreen, dan polusi bisa menumpuk di kulit. Jika hanya menggunakan sabun wajah biasa tanpa pembersih awal (seperti cleansing oil atau micellar water), sisa kotoran bisa menyumbat pori dan memicu jerawat.

Tips: Gunakan metode double cleansing di malam hari, terutama jika kamu memakai makeup atau sunscreen tebal.

7. Tidak Konsisten

Skincare bukan solusi instan. Banyak orang berhenti menggunakan produk karena merasa tidak ada perubahan dalam beberapa hari. Padahal, hasil skincare biasanya terlihat setelah penggunaan rutin minimal 4–8 minggu.

Tips: Buat rutinitas pagi dan malam yang realistis, lalu jalani dengan konsisten.

Rekomendasi Skincare yang Aman dan Efektif dari Nurilab

Untuk kamu yang ingin membangun rutinitas skincare yang aman, lembut di kulit, dan sesuai kebutuhan dasar, produk-produk dari Nurilab bisa jadi pilihan ideal.

Berikut beberapa rekomendasi:

  • Gentle Cleansing Gel – sabun wajah lembut, tanpa SLS, cocok untuk kulit sensitif maupun berminyak.
  • Acne Conclearing Spot Drying Lotion – obat totol jerawat yang bekerja langsung mengempeskan jerawat aktif.
  • Hy Matte Sunscreen – sunscreen ringan dan non-comedogenic, tidak meninggalkan whitecast, cocok untuk penggunaan harian.

Lihat rekomendasi produk Nurilab dibawah ini. Check out sekarang!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra