Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami oleh remaja. Selain karena faktor hormonal, ternyata beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele juga dapat memperparah kondisi kulit berjerawat. Artikel ini membahas tujuh kebiasaan yang sering tidak disadari dan bagaimana cara mengatasinya agar kulit tetap sehat dan bebas jerawat.

1. Jarang Cuci Muka Setelah Beraktivitas

Banyak remaja melewatkan cuci muka setelah pulang sekolah, berolahraga, atau setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Keringat, debu, dan minyak bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat jika tidak segera dibersihkan.

Solusi: Cuci wajah dua kali sehari dengan facial wash yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena bisa membuat kulit kering dan memproduksi lebih banyak minyak.

2. Terlalu Sering Menyentuh Wajah

Kebiasaan menyentuh wajah tanpa sadar, seperti saat menatap layar atau berpikir, bisa memindahkan kuman dan kotoran dari tangan ke wajah. Ini bisa memperparah jerawat, apalagi jika kulit sudah sensitif.

Solusi: Biasakan mencuci tangan sebelum menyentuh wajah dan hindari kebiasaan menyandarkan wajah ke tangan.


3. Tidak Membersihkan Gadget (HP & Earphone)

Layar ponsel dan earphone adalah sarang bakteri. Saat digunakan, permukaan ini bersentuhan langsung dengan kulit wajah dan bisa memicu jerawat di area pipi dan rahang.

Solusi: Bersihkan permukaan ponsel secara rutin dengan tisu antibakteri dan hindari penggunaan earphone terlalu lama.

4. Tidak Mengganti Sarung Bantal Secara Rutin

Sarung bantal menyerap minyak, keringat, dan sisa produk rambut yang bisa berpindah ke wajah saat tidur. Jika jarang diganti, sarung bantal bisa jadi pemicu utama jerawat di area pipi dan dahi.

Solusi: Ganti sarung bantal minimal seminggu sekali, dan pilih bahan yang lembut dan menyerap keringat.

5. Menggunakan Produk Rambut yang Menyentuh Wajah

Hair spray, gel, atau pomade yang mengenai kulit wajah bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, terutama di area dahi dan pelipis.

Solusi: Saat menggunakan produk rambut, pastikan tidak mengenai wajah dan segera cuci muka setelah selesai styling.

6. Stres Berlebihan dan Kurang Tidur

Stres dan kurang tidur memicu produksi hormon kortisol yang bisa memperburuk kondisi jerawat. Selain itu, saat kurang tidur, regenerasi kulit juga terganggu.

Solusi: Cukup tidur 7–9 jam setiap malam dan cari aktivitas yang bisa membantu mengelola stres, seperti olahraga ringan atau journaling.

7. Malas Menghapus Makeup atau Sunscreen

Sunscreen dan makeup yang tidak dibersihkan dengan benar bisa menyumbat pori-pori. Ini menjadi salah satu penyebab umum munculnya jerawat, terutama jika tidak double cleansing.

Solusi: Lakukan double cleansing setiap malam, terlebih jika kamu menggunakan produk yang tahan air atau berlapis-lapis.

Rekomendasi Skincare Aman untuk Remaja dari Nurilab

Untuk membantu merawat kulit remaja yang rentan berjerawat, Nurilab menghadirkan produk skincare yang diformulasikan khusus dengan bahan aktif ringan seperti Salicylic Acid, dan Niacinamide. Produk Nurilab aman digunakan sehari-hari dan tidak menyumbat pori.

Cek produk lengkapnya di bawah ini dan temukan solusi terbaik untuk kulitmu. Checkout Sekarang!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra