Membeli produk skincare bukan hanya soal kemasan menarik atau review bintang lima di marketplace. Salah satu hal terpenting yang sering diabaikan adalah membaca label skincare. Label produk mengandung informasi penting yang bisa membantu kamu menentukan apakah suatu produk cocok untuk jenis dan kondisi kulitmu.

Yuk, kenali cara membaca label skincare agar kamu tidak salah pilih produk!

1. Pahami Urutan Ingredients (Komposisi)

Label skincare umumnya mencantumkan daftar bahan (ingredients) dari konsentrasi tertinggi ke terendah. Artinya, bahan yang disebutkan pertama adalah yang paling dominan dalam produk tersebut.

Contoh:
Jika air (aqua) berada di urutan pertama, berarti komponen terbesar dari produk tersebut adalah air. Bahan aktif seperti niacinamide, salicylic acid, atau retinol biasanya muncul di tengah atau bawah, tergantung kadarnya.

Tips: Perhatikan bahan aktif yang kamu cari. Jika bahan tersebut berada di urutan terlalu bawah, efeknya mungkin tidak signifikan.

2. Kenali Istilah dan Nama Ilmiah

Banyak label menggunakan nama ilmiah yang bisa membingungkan, seperti:

  • Tocopherol = Vitamin E
  • Ascorbic Acid = Vitamin C
  • Sodium Hyaluronate = Hyaluronic Acid
  • Salicylic Acid = BHA (untuk jerawat dan eksfoliasi)

📌 Gunakan referensi seperti situs INCI Decoder untuk membantu menerjemahkan istilah kompleks.

3. Cari Label Tambahan yang Menunjukkan Keamanan

Label skincare sering menyertakan informasi tambahan seperti:

  • Dermatologically tested: Sudah diuji oleh dermatolog
  • Non-comedogenic: Tidak menyumbat pori-pori
  • Fragrance-free: Tidak mengandung parfum, cocok untuk kulit sensitif
  • Hypoallergenic: Minim risiko alergi
  • Cruelty-free: Tidak diuji pada hewan
  • BPOM Number (NA…): Sudah terdaftar resmi di BPOM Indonesia

Pastikan kamu memeriksa nomor BPOM untuk keamanan dan legalitas produk.

4. Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa dan PAO

  • Exp. Date (EXP): Tanggal kedaluwarsa produk.
  • PAO (Period After Opening): Simbol berbentuk jar terbuka dengan angka (contoh: 6M, 12M) yang menandakan berapa bulan produk aman digunakan setelah dibuka.

Produk dengan bahan alami biasanya punya PAO lebih pendek karena tanpa pengawet sintetis.

5. Hindari Bahan yang Berisiko untuk Kulitmu

Setiap kulit memiliki sensitivitas yang berbeda. Jika kamu memiliki kulit sensitif atau alergi tertentu, hindari bahan seperti:

  • Alcohol denat. (berpotensi mengeringkan kulit)
  • Fragrance/parfum
  • Essential oils (pada beberapa orang dapat menyebabkan iritasi)
  • Sodium Lauryl Sulfate (SLS) (dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif)

6. Cocokkan dengan Jenis Kulitmu

Pilih produk yang menyebutkan target penggunaan secara jelas, misalnya:

Jenis KulitKandungan yang Disarankan
BerminyakNiacinamide, Zinc, BHA
KeringHyaluronic Acid, Glycerin
SensitifCentella Asiatica, Aloe Vera, Allantoin
KombinasiFormulasi seimbang, ringan, tidak berat di kulit

Kesimpulan: Cerdas Sebelum Membeli

Jangan hanya tergiur iklan atau testimoni viral. Membaca label skincare adalah kunci utama untuk memilih produk yang tepat, aman, dan efektif. Luangkan waktu untuk membaca, pahami istilah, dan sesuaikan dengan kebutuhan kulitmu.

Rekomendasi: Mulai dari Produk yang Jelas & Aman

Jika kamu masih bingung memilih, kamu bisa mulai dengan produk dari Nurilab, yang sudah diformulasikan khusus dengan bahan aktif yang jelas, aman, dan tanpa tambahan zat berisiko tinggi. Semua label pada produk Nurilab dicantumkan secara transparan dan mudah dipahami, sehingga kamu bisa lebih percaya diri dalam merawat kulitmu.

Kulit sehat dimulai dari edukasi yang tepat. Yuk, lebih teliti membaca label sebelum membeli skincare!