Perawatan kulit atau skincare telah menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan, tidak hanya untuk perempuan, tapi juga laki-laki. Namun, muncul pertanyaan umum: apakah skincare untuk laki-laki dan perempuan benar-benar berbeda? Jawaban singkatnya: ya, bisa berbeda — namun tidak selalu harus begitu. Mari kita bahas lebih dalam.
Perbedaan Struktur Kulit Laki-laki dan Perempuan
Secara biologis, kulit laki-laki dan perempuan memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dalam hal ketebalan, produksi minyak, dan tingkat kolagen.
- Kulit Laki-laki: Umumnya lebih tebal sekitar 20–25%, lebih berminyak karena hormon androgen, dan memiliki pori-pori lebih besar.
- Kulit Perempuan: Lebih tipis, cenderung kering, dan kadar kolagen menurun lebih cepat seiring usia (terutama setelah menopause).
Perbedaan ini bisa mempengaruhi kebutuhan perawatan, tetapi tidak berarti harus menggunakan produk yang sepenuhnya berbeda.
Apakah Produk Skincare Harus Gender-Specific?
Banyak brand menciptakan produk berdasarkan target gender — biasanya berdasarkan marketing dan preferensi aroma, tekstur, atau kemasan. Tapi dari sisi formula, tidak semua produk benar-benar dibedakan secara ilmiah.
Fokus utama skincare tetap pada jenis kulit, bukan gender. Contohnya:
- Kulit berminyak → butuh facial wash dengan oil control
- Kulit kering → butuh pelembap dengan bahan hydrating seperti hyaluronic acid
- Kulit sensitif → hindari alkohol atau parfum yang berlebihan
Jadi, baik laki-laki maupun perempuan sebaiknya memilih produk berdasarkan kebutuhan kulit, bukan label gender semata.
Kebiasaan yang Mempengaruhi Rutinitas Skincare
Selain dari struktur kulit, perbedaan lainnya terletak pada gaya hidup dan kebiasaan. Misalnya:
- Laki-laki cenderung mencukur wajah secara rutin, sehingga membutuhkan soothing agent untuk menghindari iritasi.
- Perempuan lebih banyak menggunakan makeup, sehingga double cleansing menjadi lebih penting.
- Laki-laki lebih suka produk multifungsi dan cepat menyerap, sedangkan perempuan lebih terbiasa dengan rutinitas berlapis (layering skincare).
Namun ini bukan aturan mutlak—banyak perempuan juga menyukai skincare simple, dan banyak laki-laki yang mulai terbiasa dengan step-by-step skincare.
Produk Skincare yang Cocok untuk Semua
Beberapa jenis produk unisex bisa digunakan oleh siapa saja, selama sesuai dengan kondisi kulitnya. Produk seperti:
- Gentle facial wash (tidak mengandung SLS atau alkohol keras)
- Toner tanpa pewangi
- Moisturizer berbahan dasar air (water-based)
- Sunscreen dengan minimal SPF 30
Penting untuk mengecek label komposisi, dan lebih baik memilih produk yang telah teruji secara dermatologis serta memiliki izin edar resmi dari BPOM.
Kesimpulan: Fokus pada Jenis Kulit, Bukan Gender
Jadi, perbedaan antara skincare laki-laki dan perempuan memang ada, namun lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi kulit dan gaya hidup, bukan hanya gender semata. Skincare terbaik adalah yang sesuai kebutuhan kulit, nyaman dipakai, dan memberikan hasil nyata.
Pilih Skincare yang Aman & Sesuai Jenis Kulit
Untuk kamu yang masih bingung mulai dari mana, Nurilab hadir sebagai solusi perawatan kulit remaja hingga dewasa dengan pendekatan yang aman, lembut, dan teruji. Formulanya dibuat non-komedogenik, tidak mengandung alkohol keras, dan cocok untuk kulit sensitif sekalipun.
Baik kamu laki-laki atau perempuan, produk Nurilab bisa membantu membangun rutinitas skincare yang tepat cukup, praktis, dan tetap maksimal menjaga kesehatan kulit.