Menggunakan skincare secara berlapis-lapis (layering) telah menjadi tren dalam perawatan kulit modern. Namun, tahukah kamu bahwa cara kamu mengatur jeda antar produk skincare bisa memengaruhi efektivitasnya? Jika kamu pernah merasa skincare tidak bekerja maksimal atau justru menyebabkan iritasi, mungkin kamu tidak memberikan waktu cukup agar kulit menyerap satu produk sebelum beralih ke langkah berikutnya.
Artikel ini akan membahas mengapa jeda antar skincare itu penting, berapa menit yang ideal untuk setiap jenis produk, dan tips aplikasinya agar hasilnya optimal tanpa membuat kulit stres.
Mengapa Harus Ada Jeda dalam Pemakaian Skincare?
Kulit membutuhkan waktu untuk menyerap produk. Jika kamu langsung menumpuk banyak produk sekaligus, ada kemungkinan:
- Kandungan aktif tidak menyerap sempurna
- Formula tercampur di permukaan kulit dan mengganggu kinerja satu sama lain
- Menimbulkan iritasi, apalagi jika menggunakan bahan aktif seperti retinol, AHA/BHA, atau vitamin C.
Memberikan jeda juga membantu kamu mengevaluasi apakah suatu produk cocok atau tidak, serta mencegah terjadinya overuse.
Jeda Ideal antar Produk Skincare
Berikut panduan jeda waktu optimal antar produk skincare:
| Jenis Produk | Jeda yang Disarankan | Penjelasan |
| Cleanser ke Toner | 30 detik – 1 menit | Setelah mencuci muka, tunggu hingga wajah setengah kering. Kulit yang masih lembap akan membantu toner menyerap lebih baik. |
| Toner ke Serum | 1 – 2 menit | Biarkan toner meresap sepenuhnya sebelum lanjut ke serum. Jika masih terasa basah, tunggu sebentar agar tidak terjadi penumpukan bahan aktif. |
| Serum ke Moisturizer | 2 – 3 menit | Serum perlu waktu sedikit lebih lama untuk penetrasi ke lapisan kulit. |
| Moisturizer ke Sunscreen (Pagi Hari) | 2 – 5 menit | Tunggu hingga moisturizer menyerap dan tidak terasa lengket agar sunscreen tidak menggumpal. |
| Obat Totol Jerawat | Tergantung produk | Obat totol umumnya digunakan setelah step serum/moisturizer pada area tertentu. Tunggu hingga produk sebelumnya meresap sempurna. |
Catatan: Waktu jeda bisa berbeda tergantung tekstur produk. Skincare berbasis air biasanya lebih cepat menyerap dibanding yang berbasis minyak.
Tips Skincare Layering agar Tidak Tertukar
Urutan layering skincare yang kurang tepat dapat membuat produk tidak bekerja maksimal, bahkan memicu iritasi pada kulit. Berikut beberapa tips skincare layering yang bisa diikuti:
1. Urutkan dari tekstur ringan ke berat
Mulailah dengan produk bertekstur paling cair agar dapat menyerap dengan optimal sebelum ditimpa produk yang lebih kental. Urutan sederhananya bisa seperti: toner → serum → moisturizer → sunscreen. Prinsip ini membantu setiap lapisan bekerja maksimal tanpa terhalang tekstur yang lebih berat. Dengan urutan yang tepat, kulit jadi lebih siap menerima nutrisi dan perlindungan.
2. Kenali interaksi antar bahan aktif
Tidak semua bahan aktif cocok digabungkan dalam satu waktu pemakaian. Beberapa kombinasi justru bisa saling menetralkan, mengiritasi, atau membuat kulit sensitif bereaksi. Pastikan Anda memahami fungsi tiap bahan, cek petunjuk pemakaian, dan pertimbangkan untuk memisahkan jadwal pemakaiannya (pagi–malam).
3. Gunakan jari bersih dan teknik tap
Kebersihan jari penting untuk mencegah perpindahan bakteri ke kulit wajah. Selain itu, aplikasikan produk dengan gerakan menepuk lembut (tap-tap), bukan menggosok keras. Teknik ini membantu produk menyerap lebih merata sekaligus mengurangi risiko iritasi, terutama pada area sensitif seperti sekitar hidung atau bawah mata.
4. Tunggu produk terasa “set” di kulit sebelum lanjut
Setiap lapisan skincare membutuhkan waktu untuk menyerap sempurna. Jika Anda langsung menumpuk produk saat masih licin, teksturnya dapat menggumpal (pilling) dan penyerapan jadi tidak maksimal. Tunggu beberapa detik hingga kulit terasa lebih kering atau ‘grip-y’ sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
Jangan Terlalu Lama Juga
Meskipun memberi jeda itu penting, jangan terlalu lama juga. Misalnya, membiarkan serum mengering total selama 30 menit sebelum lanjut ke step berikutnya justru bisa membuat kulit terasa kaku atau kering. Waktu jeda ideal adalah dalam hitungan menit, bukan puluhan menit.
Rekomendasi Produk Spot Treatment dari Nurilab
Bagi kamu yang sedang mencari produk skincare yang bisa digunakan tanpa perlu layering berlebihan, Nurilab Acne Conclearing Spot Drying Lotion bisa jadi solusi. Produk ini diformulasikan khusus untuk mengeringkan jerawat aktif dengan kandungan seperti salicylic acid dan calamine, tanpa membuat kulit sekitar kering atau iritasi.
Ingin tahu lebih banyak produk fungsional dan efektif untuk merawat kulitmu tanpa ribet?
Kunjungi nurilab.id dan temukan solusi skincare yang simpel namun bekerja maksimal.

Artikel ini ditinjau oleh :
Product Recomendation
-
[TRIPLE PACK] Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion 2.5g Obat Totol Jerawat
Rp267.000 -
[TWIN PACK] Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion 2.5g Obat Totol Jerawat
Rp178.000 -
Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion 2.5g Obat Totol Jerawat
Rp89.000 -
Nurilab – Bundle Acne ClearSkin Solution | Acne Conclearing & Cleansing Gel For All Skin Types
Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000. -
Nurilab – CorrecTone™ Spot Serum Concealer Bekas Jerawat
Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000. -
Nurilab – Hy Glow, Bye UV! Sunscreen SPF 50 PA++++ (Sunscreen non-comedogenic untuk kulit kering dan sensitif)
Rp189.000 -
Nurilab – Hy Matte, Bye UV! Sunscreen SPF50 PA++++ (Untuk Kulit Berjerawat & Berminyak)
Rp189.000 -
Nurilab – Protect and Treat Acne Bundle
Original price was: Rp278.000.Rp152.000Current price is: Rp152.000. -
Nurilab – Triple-B Serum Bekas Jerawat Kemerahan Kehitaman
Original price was: Rp109.000.Rp62.000Current price is: Rp62.000.
![[TRIPLE PACK] Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion 2.5g Obat Totol Jerawat](https://nurilab.id/wp-content/uploads/2024/11/triple-pack-nurilab-transformed-1-300x300.jpeg)
![[TWIN PACK] Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion 2.5g Obat Totol Jerawat](https://nurilab.id/wp-content/uploads/2024/11/Twin_Pack-Nurilab-transformed-300x300.jpeg)






