Puasa adalah momen yang sangat bermakna, tetapi sering kali berdampak pada kondisi kulit, terutama bagi mereka yang tidak cukup minum air putih selama sahur dan berbuka. Salah satu efek yang paling umum dirasakan adalah kulit kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya akibat dehidrasi. Artikel ini akan membahas penyebab, tanda-tanda, dan cara efektif untuk mengatasi masalah kulit yang timbul selama menjalani puasa, agar kamu tetap tampil segar dan sehat sepanjang hari.

Mengapa Kulit Menjadi Kering Saat Puasa?

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Hal ini dapat menurunkan kadar kelembapan alami kulit karena hidrasi tubuh sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit. Selain itu, asupan nutrisi yang kurang seimbang selama sahur dan berbuka juga bisa memperparah kondisi kulit yang kusam dan kering. Kurangnya vitamin C, E, dan asam lemak esensial dapat menghambat regenerasi sel dan menyebabkan kulit tampak lelah.

Ciri-Ciri Kulit Mengalami Dehidrasi

Penting untuk mengenali tanda-tanda kulit yang mengalami dehidrasi selama puasa:

  • Kulit terasa tertarik atau kencang setelah mencuci wajah.
  • Tekstur kulit tampak kasar dan tidak merata.
  • Wajah terlihat kusam dan kehilangan cahaya alami.
  • Muncul garis-garis halus akibat kekurangan kelembapan.
  • Iritasi ringan atau kemerahan pada kulit sensitif.

Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, kemungkinan besar kulitmu sedang mengalami dehidrasi ringan hingga sedang.

Tips Mengatasi Kulit Kering dan Kusam Saat Puasa

1. Maksimalkan Asupan Cairan Saat Sahur dan Berbuka

Pastikan kamu mengonsumsi cukup air putih minimal 8 gelas sehari, yang dibagi antara waktu berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein berlebih karena bersifat diuretik dan bisa mempercepat pengeluaran cairan tubuh.

2. Gunakan Produk Skincare yang Melembapkan

Selama berpuasa, pilih skincare yang fokus pada hidrasi seperti hydrating toner, moisturizer berbahan hyaluronic acid, dan serum pelembap. Kandungan seperti glycerin, aloe vera, dan ceramide juga sangat efektif mengunci kelembapan kulit.

3. Hindari Pembersih Wajah yang Terlalu Keras

Gunakan facial wash yang lembut dan bebas alkohol agar tidak mengikis minyak alami kulit. Pembersih wajah berbasis gel dengan pH seimbang dapat membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap sehat.

4. Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi

Utamakan makanan yang tinggi antioksidan dan vitamin seperti buah-buahan, sayur hijau, kacang-kacangan, dan ikan berlemak. Nutrisi ini membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini.

5. Gunakan Masker Hidrasi Secara Teratur

Aplikasikan masker pelembap minimal dua kali seminggu untuk memberi kelembapan ekstra. Masker berbahan dasar aloe vera atau sheet mask dengan essence yang kaya dapat menyegarkan kulit dengan cepat.

6. Hindari Paparan Matahari Langsung

Sinar UV dapat memperparah dehidrasi kulit. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, selalu gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30, dan reapply setiap 2–3 jam.

Rekomendasi Produk untuk Kulit Kering Saat Puasa

Untuk kamu yang sedang mencari produk skincare yang cocok untuk mengatasi kulit kering dan kusam saat puasa, kamu bisa mencoba rangkaian produk pelembap dari Nurilab. Dengan formulasi yang ringan namun kaya kandungan aktif seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan ceramide, produk Nurilab dirancang untuk menjaga kelembapan kulit tanpa membuatnya terasa berat, cocok digunakan pagi dan malam selama bulan puasa.

Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit tetap bisa sehat dan bercahaya meskipun sedang berpuasa. Selalu dengarkan kebutuhan kulitmu dan berikan nutrisi dari dalam dan luar secara seimbang.

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra