Kulit berjerawat dan bekas jerawat merupakan dua tantangan kulit yang sering dialami oleh remaja hingga dewasa. Keduanya membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda, namun saling berkaitan karena pengobatan jerawat yang kurang tepat justru bisa meninggalkan bekas lebih lama. Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebab, cara merawat, hingga rutinitas skincare yang tepat untuk mengatasi kedua masalah tersebut.

Apa Penyebab Jerawat dan Bekasnya?

Jerawat terbentuk ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih (sebum), sel kulit mati, dan bakteri. Faktor-faktor seperti hormon, stres, pola makan, dan produk skincare yang tidak cocok juga bisa memicu timbulnya jerawat.

Bekas jerawat muncul setelah jerawat sembuh, terutama jika jerawat dipencet atau meradang cukup parah. Bentuk bekasnya bisa berupa:

  • Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH): noda coklat atau gelap di kulit.
  • Post-Inflammatory Erythema (PIE): noda kemerahan.
  • Bekas bopeng (atrophic scar): jaringan parut yang menyebabkan kulit tidak rata.

Cara Merawat Kulit Berjerawat Secara Aman

1. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut

Pilih facial wash dengan kandungan non-komedogenik dan bebas alkohol. Hindari sabun yang membuat kulit terasa “ketarik”, karena bisa memicu produksi minyak berlebih.

2. Jangan Lewatkan Pelembap

Kulit berjerawat tetap membutuhkan kelembapan. Gunakan pelembap yang ringan, bebas minyak, dan mengandung bahan menenangkan seperti aloe vera atau centella asiatica.

3. Gunakan Bahan Aktif Anti-Jerawat

Beberapa bahan aktif yang terbukti efektif untuk jerawat:

  • Salicylic Acid (BHA): membersihkan pori dari dalam.
  • Niacinamide: menenangkan kulit dan mengontrol produksi minyak.
  • Benzoyl Peroxide: membunuh bakteri penyebab jerawat (gunakan sesuai dosis).
  • Tea Tree Oil: anti-inflamasi alami.

Gunakan secara bertahap dan perhatikan reaksi kulit.

4. Jangan Memencet Jerawat

Kebiasaan ini memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko bekas jerawat. Gunakan spot treatment atau konsultasikan ke dokter kulit jika jerawat tidak membaik.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat

1. Gunakan Produk Pencerah Kulit

Untuk mengatasi noda hitam atau kemerahan akibat bekas jerawat, gunakan bahan seperti:

  • Alpha Arbutin
  • Vitamin C
  • Licorice extract
  • Tranexamic Acid

2. Rutin Eksfoliasi

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan mendorong regenerasi kulit. Gunakan chemical exfoliants (AHA/BHA) maksimal 2x seminggu untuk hasil optimal tanpa iritasi.

3. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

Paparan sinar UV memperparah bekas jerawat, terutama noda hitam. Gunakan sunscreen minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung atau di dalam ruangan.

4. Perawatan Medis (Opsional)

Jika bekas jerawat berbentuk bopeng dalam, perawatan seperti microneedling, chemical peeling, atau laser di bawah pengawasan dermatolog bisa jadi solusi jangka panjang.

Rutinitas Skincare Sederhana untuk Kulit Berjerawat

Pagi:

  • Facial wash lembut
  • Toner (opsional)
  • Serum niacinamide / vitamin C
  • Pelembap ringan
  • Sunscreen SPF 30+

Malam:

  • Facial wash
  • Exfoliant (2x seminggu)
  • Serum anti jerawat / pencerah
  • Pelembap

Rekomendasi Skincare yang Tepat

Untuk kamu yang ingin mulai merawat kulit berjerawat dan bekasnya dengan lebih efektif dan aman, produk dari Nurilab bisa jadi pilihan yang tepat. Rangkaian produk Nurilab diformulasikan khusus untuk kulit remaja dan dewasa muda dengan:

  • Bahan aktif lembut dan non-iritatif
  • Cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat
  • Sudah teruji secara dermatologis

Cek produk lengkapnya di bawah ini dan temukan solusi terbaik untuk kulitmu. Checkout Sekarang!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra