Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling umum dialami oleh banyak orang, terutama di area wajah. Meskipun terlihat mirip, setiap jenis jerawat memiliki karakteristik, penyebab, dan cara penanganan yang berbeda. 

Memahami jenis-jenis jerawat dapat membantu kita memilih perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Nurilab akan membahas berbagai jenis jerawat yang sering muncul di wajah serta cara mengatasinya.

6 Jenis Jerawat yang Harus Kamu Tahu

1. Whiteheads (Komedo Tertutup)

Whiteheads, atau komedo tertutup, terbentuk akibat penyumbatan pori-pori oleh minyak berlebih, sel-sel kulit mati, dan kotoran. Mereka tampak seperti benjolan kecil berwarna putih di bawah permukaan kulit, biasanya muncul di area T-zone (dahi, hidung, dan dagu), meskipun dapat muncul di bagian wajah lainnya.

Cara Mengatasi Whiteheads:

  • Gunakan pembersih wajah yang mengandung salicylic acid untuk membersihkan pori-pori.
  • Pilih pelembap ringan yang non-komedogenik.
  • Lakukan eksfoliasi secara rutin dengan produk yang mengandung BHA (Beta Hydroxy Acid).

2. Blackheads (Komedo Terbuka)

Blackheads, atau komedo terbuka, terjadi ketika pori-pori tersumbat dan terbuka di permukaan kulit. Warna hitam yang muncul disebabkan oleh oksidasi saat minyak di dalam pori-pori terpapar udara.

Cara Mengatasi Blackheads:

  • Gunakan pembersih wajah yang mengandung charcoal untuk membersihkan minyak berlebih.
  • Rutin menggunakan clay mask untuk menyerap kotoran dan membersihkan pori-pori.
  • Hindari memencet atau menekan blackheads karena dapat menyebabkan iritasi dan peradangan.

3. Papula

Papula adalah jerawat yang terbentuk sebagai benjolan kecil berwarna merah atau merah muda di permukaan kulit. Jenis ini biasanya terjadi karena peradangan di bawah permukaan kulit dan bisa terasa nyeri saat disentuh.

Cara Mengatasi Papula:

  • Hindari menyentuh area yang berjerawat.
  • Gunakan obat totol jerawat yang mengandung benzoyl peroxide untuk meredakan peradangan.
  • Gunakan produk yang mengandung sulfur untuk membantu mengecilkan jerawat.

4. Pustula

Pustula sering disalahartikan sebagai papula, tetapi perbedaannya adalah pustula memiliki ujung berwarna putih yang berisi nanah. Jerawat ini terbentuk ketika sel darah putih berkumpul di area peradangan.

Cara Mengatasi Pustula:

  • Bersihkan wajah dengan pembersih yang lembut dua kali sehari.
  • Hindari memencet jerawat pustula karena bisa menyebabkan jaringan parut.
  • Gunakan krim anti jerawat dengan kandungan salicylic acid atau tea tree oil.

5. Nodul

Nodul adalah jerawat yang terbentuk di bawah permukaan kulit dan terasa sangat keras serta nyeri saat disentuh. Nodul biasanya lebih dalam dari papula dan pustula, serta membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Cara Mengatasi Nodul:

  • Jangan mencoba untuk memencet atau mengeluarkan isi jerawat.
  • Gunakan perawatan dengan retinoid topikal untuk mempercepat penyembuhan.
  • Jika jerawat nodul tidak kunjung hilang, konsultasikan dengan dokter kulit untuk perawatan lebih lanjut, seperti suntikan kortikosteroid.

6. Kista Jerawat

Kista jerawat yang biasa dikenal dengan jerawat batu adalah jenis jerawat yang paling parah dan terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam. Jenis ini biasanya berukuran besar, berisi nanah, dan sering menimbulkan rasa nyeri. Kista jerawat dapat meninggalkan bekas luka permanen jika tidak ditangani dengan benar.

Cara Mengatasi Kista Jerawat:

  • Hindari perawatan sendiri di rumah untuk kista jerawat.
  • Gunakan obat oral seperti antibiotik atau isotretinoin sesuai anjuran dokter.
  • Terapi medis seperti chemical peeling dan laser treatment bisa menjadi pilihan untuk kasus kista yang parah.

Mengapa Penting Memahami Jenis Jerawat?

Setiap jenis jerawat memerlukan perawatan yang berbeda, sehingga penting untuk memahami jenis jerawat yang ada pada kulit Anda. Salah memilih produk atau teknik perawatan dapat memperburuk kondisi kulit dan menyebabkan jerawat semakin parah. Mengetahui karakteristik jerawat juga membantu dalam pencegahan, pengobatan, serta menghindari bekas jerawat di kemudian hari.

Rekomendasi Produk untuk Mengatasi Jerawat

Berikut adalah beberapa produk skincare yang dapat membantu mengatasi jerawat sesuai dengan jenisnya:

  • Whiteheads & Blackheads: Produk dengan kandungan salicylic acid, seperti Nurilab Acne Clearing Toner atau The Ordinary Salicylic Acid 2% Solution.
  • Papula & Pustula: Gunakan obat totol jerawat seperti Benzoyl Peroxide Gel.
  • Nodul & Kista: Produk berbasis retinoid seperti Differin Gel untuk perawatan intensif.

Kesimpulan

Jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk minyak berlebih, bakteri, hingga faktor hormonal. Memahami jenis jerawat yang ada dan cara mengatasinya merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Perawatan yang tepat dan konsisten akan membantu mengurangi jerawat sekaligus mencegahnya datang kembali. 

Kenali jenis kulit Anda, pilih produk yang sesuai, dan hindari kebiasaan yang dapat memperparah kondisi jerawat. Dengan begitu, kulit yang sehat dan bersih dapat tercapai tanpa perlu merasa khawatir lagi.Nurilab memberikan kesempatan untuk kamu berkonsultasi dengan dokter secara GRATIS dengan hanya membeli produk Nurilab yang kamu bisa dapatkan dengan detail berikut, klik disini.