Pernahkah kamu merasa kulit justru memburuk setelah mulai pakai skincare? Muncul jerawat baru, kulit jadi lebih sensitif, bahkan muncul kemerahan yang sebelumnya tidak ada? Tenang, belum tentu skincare-mu tidak cocok. Bisa jadi, kamu sedang mengalami purging, reaksi kulit yang sering disalahartikan sebagai breakout.

Agar tidak salah langkah, penting untuk memahami perbedaan antara purging dan breakout, karena penanganannya pun berbeda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Purging?

Purging adalah proses percepatan pergantian sel kulit akibat kandungan aktif dalam skincare, seperti AHA, BHA, retinol, atau benzoyl peroxide. Karena proses ini, komedo yang sebelumnya “terpendam” di bawah kulit akan muncul ke permukaan lebih cepat dalam bentuk jerawat.

Ciri-ciri purging:

  • Terjadi di area wajah yang biasa berjerawat.
  • Muncul jerawat kecil-kecil, whiteheads, atau bruntusan.
  • Terjadi dalam waktu singkat (biasanya 2–6 minggu).
  • Sering muncul setelah penggunaan produk baru dengan bahan aktif eksfoliasi.

Purging adalah hal yang normal, dan biasanya akan membaik seiring waktu. Jika kulit tetap konsisten memburuk setelah 6 minggu, kemungkinan besar hal tersebut bukan purging.

Apa Itu Breakout?

Breakout adalah kondisi munculnya jerawat yang disebabkan oleh reaksi negatif kulit terhadap produk skincare. Hal ini bisa terjadi karena ketidakcocokan bahan tertentu, sehingga menyebabkan kulit iritasi atau pori-pori tersumbat.

Ciri-ciri breakout:

  • Muncul jerawat di area wajah yang jarang berjerawat.
  • Jerawat muncul dalam jumlah banyak dan meradang.
  • Disertai rasa perih, gatal, atau kemerahan yang tidak biasa.
  • Kulit terasa makin sensitif setiap kali produk digunakan.
  • Tidak membaik bahkan setelah lebih dari 4–6 minggu penggunaan.

Jika kamu mengalami breakout, sebaiknya segera hentikan penggunaan produk dan konsultasikan dengan dokter kulit.

Kenapa Penting Membedakan Keduanya?

Memahami perbedaan purging dan breakout sangat penting agar kamu tidak panik dan bisa menentukan langkah selanjutnya. Salah mengenali keduanya bisa membuatmu berhenti memakai produk yang sebenarnya bermanfaat, atau sebaliknya, terus memakai produk yang justru merusak kulit.

Tips Menghadapi Purging dan Breakout

Menghadapi purging dan breakout memang tidak mudah, apalagi saat kondisi kulit tiba-tiba memburuk. Namun beberapa tips sederhana dapat membantu mengontrol peradangan, dan membuat proses pemulihan jadi lebih terarah tanpa memperparah kondisi. Berikut beberapa tips menghadapinya:

1. Cek Kandungan Produk

Produk yang memicu purging biasanya mengandung bahan aktif seperti salicylic acid, glycolic acid, retinoid, atau AHA/BHA. Karena itu, penting untuk mengetahui apa saja kandungan dalam skincare yang kamu pakai agar lebih mudah membedakan apakah reaksi kulitmu termasuk purging atau justru breakout.

2. Gunakan Produk Secara Bertahap

Jika kamu baru pertama kali memakai produk aktif, jangan langsung digunakan setiap hari. Mulai dari frekuensi rendah, misalnya 2–3 kali seminggu untuk memberi waktu bagi kulit menyesuaikan diri. Pendekatan bertahap ini membantu mencegah iritasi berlebihan dan mengurangi risiko kulit “kaget” sampai menimbulkan reaksi yang lebih parah.

3. Pantau Perkembangan Kulit

Perhatikan perubahan kulit dari minggu ke minggu, bukan hanya dari hari ke hari. Kamu bisa memotret kondisi wajah secara berkala agar terlihat jelas apakah ada perbaikan atau justru semakin memburuk. Jika jerawat meradang makin parah setelah 4–6 minggu, besar kemungkinan itu bukan purging melainkan breakout yang menandakan ketidakcocokan produk.

4. Minimalisir Layering Berlebihan

Saat mengalami purging atau breakout, hindari menumpuk terlalu banyak produk aktif sekaligus. Layering berlebihan hanya akan memperparah iritasi dan membuat kulit semakin sensitif. Fokuslah pada basic routine seperti gentle cleanser, moisturizer ringan, dan sunscreen agar kulit tetap tenang dan terlindungi selama proses pemulihan.

5. Konsultasi ke Ahli

Jika kamu sudah mencoba berbagai langkah namun kondisi kulit tidak membaik, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dermatolog atau dokter kulit. Ahli dapat membantu mendiagnosis apakah reaksi yang kamu alami termasuk purging, breakout, atau alergi.

Rekomendasi Produk dari Nurilab

Jika kamu sedang mencari skincare yang ringan namun efektif untuk kulit berjerawat dan sedang beradaptasi dengan produk baru, kamu bisa mulai dengan produk dari Nurilab, yang diformulasikan khusus untuk menjaga kulit tetap sehat tanpa memperparah kondisi:

  • Gentle Cleansing Gel – sabun wajah lembut tanpa SLS, cocok untuk kulit yang sedang dalam fase purging atau breakout.
  • Acne Conclearing Spot Drying Lotion – solusi tepat untuk jerawat aktif tanpa membuat kulit jadi kering atau teriritasi.
  • Hy Matte Sunscreen – sunscreen ringan dan non-comedogenic, aman untuk kulit berjerawat, bahkan saat kulit sedang sensitif.

Lihat rekomendasi produk Nurilab dibawah ini. Check out sekarang!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra