Masa remaja adalah waktu penuh perubahan, baik secara fisik maupun emosional. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah kondisi kulit, terutama munculnya jerawat. Tak heran jika banyak remaja mulai penasaran dengan dunia skincare. Namun, informasi yang beredar sering kali membingungkan. Untuk itu, berikut adalah kumpulan pertanyaan umum dari remaja tentang jerawat dan perawatan kulit, dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami dan ilmiah.

1. Kenapa sih jerawat sering muncul saat remaja?

Jerawat pada remaja terjadi karena perubahan hormon, khususnya hormon androgen, yang meningkat saat pubertas. Hormon ini merangsang produksi minyak (sebum) berlebih di kulit, yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Selain itu, stres, pola makan, dan kebersihan kulit juga bisa memperparah kondisi jerawat.

2. Apakah semua jenis jerawat itu sama?

Tidak. Jerawat memiliki beberapa jenis, seperti:

  • Komedo putih (whitehead): pori-pori tertutup minyak dan sel kulit mati.
  • Komedo hitam (blackhead): mirip whitehead, tapi pori terbuka sehingga teroksidasi.
  • Papula: benjolan merah kecil yang terasa nyeri.
  • Pustula: seperti papula tapi berisi nanah.
  • Nodul & Kista: jerawat besar dan dalam, sering meninggalkan bekas.

Masing-masing jenis butuh perawatan yang berbeda, jadi penting mengenali tipe jerawat yang dialami.

3. Bolehkah pakai skincare kalau masih remaja?

Boleh banget! Justru penting untuk mulai merawat kulit sejak dini agar kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah. Namun, pilihlah skincare yang lembut, ringan, dan sesuai usia. Hindari produk dengan bahan aktif tinggi atau terlalu banyak step yang bisa membuat kulit iritasi.

4. Apa saja skincare basic yang aman untuk remaja?

Untuk pemula, cukup 3–4 langkah dasar:

  • Facial wash: bersihkan wajah 2x sehari dengan pembersih lembut.
  • Moisturizer: jaga kelembapan kulit meskipun kulitmu berminyak.
  • Sunscreen: wajib digunakan setiap pagi agar kulit terlindungi dari sinar UV.
  • Spot treatment (opsional): jika ada jerawat aktif, gunakan produk anti-jerawat pada area tertentu.

5. Jerawatku muncul setelah pakai skincare, itu purging atau breakout?

Purging adalah reaksi kulit terhadap bahan aktif seperti BHA, retinol, atau AHA, yang mempercepat pergantian sel. Biasanya terjadi di area yang biasa berjerawat, dan akan membaik dalam 2–4 minggu.

Breakout adalah reaksi negatif karena produk tidak cocok dengan kulit, biasanya jerawat muncul di area baru, disertai kemerahan, gatal, atau perih.

Kalau jerawat makin parah setelah lebih dari sebulan, kemungkinan besar itu bukan purging tapi breakout.

6. Apakah makanan bisa bikin jerawatan?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi gula, susu sapi, dan makanan olahan bisa memperburuk jerawat pada sebagian orang. Meski tidak semua orang akan bereaksi sama, ada baiknya mengurangi junk food dan perbanyak makan sayur, buah, dan air putih.

7. Apa pentingnya sunscreen untuk remaja?

Sunscreen bukan cuma untuk menghindari kulit gelap, tapi untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV, termasuk noda hitam, penuaan dini, dan memperburuk bekas jerawat. Jadi, meskipun masih muda, kamu tetap perlu sunscreen setiap hari.

8. Bagaimana cara mencegah bekas jerawat?

  • Jangan pencet jerawat!
  • Gunakan skincare dengan bahan seperti niacinamide, centella asiatica, atau vitamin C.
  • Selalu gunakan sunscreen agar bekas jerawat tidak makin gelap.

Rekomendasi Produk Skincare Aman untuk Remaja

Memilih skincare yang aman dan efektif sangat penting untuk kulit remaja. Rangkaian produk dari Nurilab diformulasikan khusus untuk kebutuhan kulit remaja:

  • Aman untuk kulit sensitif dan berjerawat
  • Bebas alkohol dan parfum berlebihan
  • Mengandung bahan aktif ringan seperti Niacinamide, Aloe Vera, dan Salicylic Acid

Temukan rangkaian skincare Nurilab dibawah ini  untuk mulai perjalanan kulit sehatmu dari sekarang. Check out semuanya!

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra