Berpuasa seharian tidak hanya memengaruhi energi tubuh, tetapi juga kondisi kulit. Salah satu masalah yang sering muncul adalah tanda kulit dehidrasi, yaitu kondisi ketika kulit kekurangan kadar air. Saat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam, kulit bisa menjadi lebih mudah kehilangan kelembapan alami.

Banyak orang mengira kondisi ini sama dengan kulit kering. Padahal, kulit dehidrasi saat puasa bisa dialami oleh semua jenis kulit, bahkan kulit berminyak sekalipun. Jika tidak segera ditangani, kulit dapat terlihat kusam, terasa tidak nyaman, hingga membuat riasan sulit menempel dengan baik.

Agar Nuribae bisa mengenali kondisi ini lebih awal, berikut penjelasan lengkap tentang penyebab, tanda kulit dehidrasi, serta solusi yang bisa dilakukan selama bulan puasa.

Kenapa Kulit Lebih Mudah Dehidrasi Saat Puasa?

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12–14 jam. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan hidrasi tubuh, termasuk kulit.

Beberapa faktor yang membuat kulit lebih mudah mengalami dehidrasi saat puasa antara lain:

  • Asupan air berkurang sehingga cadangan cairan tubuh menurun
  • Paparan sinar matahari yang meningkatkan penguapan air dari kulit
  • Rutinitas skincare yang kurang tepat, misalnya terlalu sering mencuci wajah
  • Kurangnya penggunaan pelembap yang membantu menjaga kadar air pada kulit

Ketika kadar air dalam kulit berkurang, fungsi pelindung kulit atau skin barrier menjadi kurang optimal. Inilah yang memicu berbagai ciri kulit dehidrasi yang sering tidak disadari.

Perbedaan Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi

Sebelum mengenali tanda-tandanya, penting untuk memahami perbedaan antara kulit kering dan kulit dehidrasi.

Kulit kering adalah tipe kulit yang secara alami menghasilkan lebih sedikit minyak. Kondisi ini biasanya bersifat permanen dan dipengaruhi oleh faktor genetik.

Sementara itu, kulit dehidrasi adalah kondisi sementara ketika kulit kekurangan air. Artinya, semua jenis kulit bisa mengalaminya, termasuk kulit berminyak atau kombinasi.

Perbedaan utamanya:

Kulit KeringKulit Dehidrasi
Kekurangan minyakKekurangan air
Termasuk tipe kulitKondisi sementara
Biasanya terasa kasar dan bersisikTerasa ketarik, kusam, atau tidak segar

Memahami perbedaan ini membantu Nuribae memilih perawatan yang tepat untuk menjaga hidrasi kulit selama puasa.

Berikut beberapa tanda yang paling umum muncul ketika kulit mulai mengalami dehidrasi.

  1. Kulit Terasa Ketarik Setelah Cuci Muka

Salah satu tanda kulit dehidrasi yang paling mudah dikenali adalah sensasi kulit terasa ketarik setelah mencuci wajah.

Hal ini terjadi karena lapisan pelindung kulit kehilangan kelembapan sehingga permukaan kulit menjadi lebih sensitif. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat kulit terasa tidak nyaman bahkan mudah iritasi.

  1. Wajah Terlihat Kusam dan Tidak Segar

Kulit yang kekurangan air biasanya akan terlihat lebih kusam dan tidak bercahaya. Hal ini terjadi karena sel kulit tidak mendapatkan hidrasi yang cukup sehingga proses regenerasi kulit menjadi kurang optimal.

Akibatnya, wajah tampak lelah meskipun Nuribae sudah menggunakan skincare.

  1. Muncul Garis Halus yang Lebih Terlihat

Dehidrasi pada kulit juga dapat membuat garis halus terlihat lebih jelas, terutama di area:

  • sekitar mata
  • dahi
  • garis senyum

Kondisi ini sering disalahartikan sebagai tanda penuaan, padahal sebenarnya disebabkan oleh kurangnya hidrasi pada kulit.

  1. Produksi Minyak Berlebih di Area Tertentu

Menariknya, kulit dehidrasi tidak selalu terasa kering. Pada beberapa orang, kondisi ini justru memicu produksi minyak berlebih, terutama di area T-zone seperti hidung dan dahi.

Hal ini terjadi karena kulit berusaha mengompensasi kekurangan air dengan memproduksi lebih banyak minyak.

  1. Makeup Sulit Menempel dan Patchy

Jika riasan wajah terasa sulit menempel atau terlihat tidak merata, bisa jadi itu adalah salah satu ciri kulit dehidrasi.

Kulit yang kekurangan air biasanya memiliki tekstur tidak rata sehingga produk makeup tidak dapat menempel dengan baik. Akibatnya, foundation terlihat patchy dan mudah pecah.

Solusi Mengatasi Kulit Dehidrasi Saat Puasa

Kabar baiknya, kondisi kulit dehidrasi dapat diatasi dengan beberapa langkah sederhana.

  1. Perbanyak Asupan Cairan Saat Sahur dan Berbuka

Langkah paling penting adalah memastikan tubuh mendapatkan cairan yang cukup.

Nuribae bisa menggunakan pola 2–4–2, yaitu:

  • 2 gelas saat berbuka
  • 4 gelas setelah berbuka hingga sebelum tidur
  • 2 gelas saat sahur

Asupan cairan yang cukup membantu menjaga hidrasi tubuh dan kulit dari dalam.

  1. Gunakan Skincare dengan Kandungan Hydrating

Untuk membantu mengembalikan kadar air pada kulit, pilih skincare dengan kandungan yang bersifat melembapkan seperti:

  • hyaluronic acid
  • glycerin
  • ceramide
  • panthenol

Bahan-bahan ini membantu menarik dan mempertahankan air di dalam lapisan kulit sehingga kulit terasa lebih lembap dan nyaman.

Nuribae juga bisa membaca panduan perawatan skin barrier pada artikel berikut:
Facial Wash Saja Tidak Cukup, Skin Barrier Butuh Moisturizer!

  1. Jangan Skip Moisturizer dan Sunscreen

Moisturizer berfungsi untuk mengunci kelembapan di kulit, sementara sunscreen melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat memperparah dehidrasi kulit.

Menggunakan kedua produk ini secara rutin sangat penting, terutama saat aktivitas di luar ruangan.

Rutinitas Skincare Simpel Saat Puasa agar Kulit Tetap Sehat

Saat puasa, rutinitas skincare tidak perlu terlalu rumit. Yang terpenting adalah menjaga hidrasi dan melindungi kulit.

Contoh rutinitas sederhana yang bisa dilakukan:

Pagi hari

  1. Facial wash yang lembut
  2. Moisturizer
  3. Sunscreen

Malam hari

  1. Membersihkan wajah
  2. Serum hydrating (opsional)
  3. Moisturizer

Rutinitas sederhana ini cukup membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit selama bulan puasa.

Kesimpulan: Kulit Sehat Meski Puasa Seharian

Puasa memang dapat memengaruhi kondisi kulit, terutama jika tubuh kekurangan cairan. Beberapa tanda kulit dehidrasi seperti kulit terasa ketarik, wajah kusam, garis halus yang lebih terlihat, hingga makeup yang sulit menempel sering muncul tanpa disadari.

Dengan mengenali ciri-ciri tersebut lebih awal, Nuribae bisa segera melakukan perawatan yang tepat. Mulai dari mencukupi asupan cairan saat sahur dan berbuka, menggunakan skincare dengan kandungan yang membantu menghidrasi kulit, hingga menjaga rutinitas skincare yang sederhana namun konsisten.

Selain itu, penggunaan moisturizer yang tepat juga sangat penting untuk membantu menjaga keseimbangan kadar air pada kulit dan memperkuat skin barrier. Salah satu pilihan yang bisa membantu adalah Nurilab Peptamide AI Acne Calming Moisturizer, yang diformulasikan dengan kandungan pelembap sekaligus bahan yang membantu menenangkan kulit. Kandungan Peptamide di dalamnya membantu merawat skin barrier sekaligus menjaga kelembapan kulit, sehingga kulit tetap terasa nyaman dan terhidrasi meski berpuasa seharian.

Jika digunakan secara rutin, moisturizer ini dapat membantu menjaga kulit tetap lembap, lebih sehat, dan tidak mudah terlihat kusam selama bulan puasa.

FAQ

Apa perbedaan kulit kering dan kulit dehidrasi?

Kulit kering adalah tipe kulit yang secara alami kekurangan minyak, sedangkan kulit dehidrasi adalah kondisi sementara ketika kulit kekurangan air. Semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, dapat mengalami dehidrasi.

Berapa lama kulit pulih dari kondisi dehidrasi?

Jika ditangani dengan tepat, kondisi kulit dehidrasi biasanya dapat membaik dalam beberapa hari hingga satu minggu, tergantung pada tingkat keparahannya dan konsistensi perawatan.

Kandungan apa yang bagus untuk kulit dehidrasi?

Beberapa kandungan yang baik untuk kulit dehidrasi antara lain hyaluronic acid, glycerin, ceramide, panthenol, dan bahan pelembap lain yang membantu mempertahankan kadar air pada kulit.

Apakah eksfoliasi aman dilakukan saat kulit sedang dehidrasi?

Eksfoliasi sebaiknya dihindari sementara waktu ketika kulit sedang dehidrasi. Fokuslah terlebih dahulu pada hidrasi dan pemulihan skin barrier sebelum kembali melakukan eksfoliasi.

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra