Selama bulan Ramadan, rutinitas harian kita mengalami banyak perubahan—mulai dari jam makan, pola tidur, hingga asupan cairan yang terbatas. Kondisi ini secara langsung maupun tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan kulit. Salah satu cara menjaga kulit tetap sehat dan segar selama berpuasa adalah dengan memilih produk skincare yang aman dan sesuai kebutuhan kulit saat puasa.

Namun, bagaimana cara memilih produk skincare yang aman dan efektif selama bulan puasa? Artikel ini akan membahas panduan praktis dan ilmiah untuk membantu Anda memilih produk yang tepat.

Mengapa Perlu Memilih Skincare yang Tepat Saat Puasa?

Selama berpuasa, tubuh mengalami penurunan asupan air dan nutrisi, yang bisa berdampak pada kelembapan alami kulit. Akibatnya, banyak orang mengalami kulit kering, kusam, dan lebih sensitif dari biasanya. Produk skincare yang tidak tepat bisa memperburuk kondisi ini—misalnya, menggunakan produk yang terlalu keras justru bisa merusak skin barrier.

Karena itu, penting untuk memilih produk yang aman, lembut, dan diformulasikan sesuai kondisi kulit saat berpuasa.

6 Tips Memilih Skincare yang Aman Saat Berpuasa

1. Prioritaskan Produk yang Menghidrasi

Carilah produk yang mengandung humektan dan emolien seperti:

  • Hyaluronic acid
  • Glycerin
  • Aloe vera
  • Squalane

Bahan-bahan ini membantu menjaga kelembapan kulit selama puasa ketika hidrasi dari dalam tubuh terbatas.

2. Hindari Bahan yang Berpotensi Mengiritasi

Selama puasa, kulit cenderung lebih sensitif. Hindari skincare yang mengandung:

  • Alkohol tinggi
  • Parfum sintetis
  • Sulfat keras (SLS/SLES)

Bahan tersebut bisa menyebabkan iritasi atau membuat kulit semakin kering.

3. Pilih Produk dengan Kandungan Aktif yang Lembut

Jika ingin tetap menggunakan active ingredients, pilih versi yang lebih mild:

  • Niacinamide (untuk mencerahkan dan memperkuat skin barrier)
  • Panthenol (untuk menenangkan kulit)
  • Ceramide (untuk memperbaiki skin barrier)

4. Gunakan Sunscreen Ringan dan Non-Comedogenic

Paparan sinar matahari tetap terjadi saat puasa, bahkan saat Anda berada di dalam ruangan. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori.

5. Perhatikan Label Hypoallergenic dan Dermatologically Tested

Ini penting terutama bagi Anda yang punya kulit sensitif atau cenderung kering saat puasa. Label ini menunjukkan bahwa produk telah diuji agar aman bagi kulit.

6. Sesuaikan dengan Jenis Kulit dan Aktivitas

Kulit kering, berminyak, atau kombinasi memiliki kebutuhan berbeda. Jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan, gunakan produk dengan perlindungan ekstra seperti antioxidant atau anti-pollution skincare.

Rekomendasi Produk Aman dari Nurilab

Untuk menjaga kulit tetap sehat selama puasa, Anda bisa mempertimbangkan produk dari Nurilab, brand lokal yang mengutamakan keamanan dan efektivitas. Rangkaian produk Nurilab diformulasikan:

  • Tanpa alkohol dan parfum sintetis
  • Dengan bahan aktif lembut seperti niacinamide dan centella asiatica
  • Cocok untuk kulit remaja hingga dewasa muda
  • Telah teruji secara dermatologis

Produk Nurilab dapat membantu menjaga kelembapan, mengatasi jerawat ringan, dan mencerahkan kulit secara bertahap—cocok digunakan selama Ramadan dan seterusnya.

Kesimpulan

Puasa bukan alasan untuk mengabaikan perawatan kulit. Dengan memilih produk skincare yang tepat dan aman, Anda bisa menjaga kulit tetap sehat, segar, dan bercahaya sepanjang bulan suci. Pastikan untuk memperhatikan kandungan produk, sesuaikan dengan jenis kulit, dan konsisten dalam rutinitas skincare Anda.

Gunakan Ramadan sebagai momen untuk merawat diri secara menyeluruh baik fisik, mental, maupun kulit Anda.

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra