Merawat wajah adalah kebutuhan semua perempuan, tak terkecuali wanita berhijab. Justru, bagi para pengguna hijab, perawatan wajah perlu mendapatkan perhatian khusus karena sebagian besar wajah tertutup kain sepanjang hari, yang bisa menyebabkan penumpukan keringat, minyak, dan debu di area tertentu. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini bisa memicu jerawat, kulit kusam, hingga iritasi ringan.

Untuk kamu yang berhijab dan ingin tetap memiliki kulit wajah sehat, bersih, dan glowing, berikut beberapa tips dan trik perawatan wajah yang bisa diterapkan sehari-hari.

1. Pastikan Kebersihan Hijab dan Inner Hijab

Salah satu penyebab munculnya jerawat di area rahang, dahi, dan pipi dekat telinga adalah inner hijab dan hijab yang jarang diganti atau dicuci. Kain yang kotor dapat menumpuk keringat dan bakteri, lalu menyumbat pori-pori kulit.

Tips:

  • Gunakan bahan hijab yang menyerap keringat seperti katun atau viscose.
  • Ganti dan cuci inner hijab secara rutin, minimal setiap 2 kali pemakaian.

2. Gunakan Face Wash yang Sesuai

Kulit wajah wanita berhijab biasanya lebih lembap di area tertutup dan cenderung lebih kering di area terbuka seperti dahi dan dagu. Maka, pilihlah sabun cuci muka yang lembut namun efektif mengangkat kotoran.

Hindari facial wash dengan kandungan yang terlalu keras atau membuat kulit terasa kesat setelah dibilas karena bisa merusak skin barrier.

3. Double Cleansing Itu Wajib

Meski tidak menggunakan makeup tebal, wanita berhijab tetap disarankan melakukan double cleansing, apalagi jika kamu beraktivitas seharian di luar ruangan. Lapisan debu dan polusi bisa menempel pada hijab lalu berpindah ke kulit.

Gunakan first cleanser seperti micellar water atau cleansing oil untuk mengangkat sisa sunscreen dan kotoran, lalu lanjutkan dengan facial wash.


4. Eksfoliasi Rutin, Tapi Jangan Berlebihan

Kain hijab yang terus bergesekan dengan kulit bisa membuat sel kulit mati menumpuk lebih cepat, terutama di area rahang dan leher. Maka, eksfoliasi seminggu 1–2 kali penting untuk mencegah kusam dan jerawat.

Gunakan produk eksfoliasi lembut yang mengandung AHA/BHA atau exfoliating toner, dan hindari scrub yang terlalu kasar, terutama jika kamu memiliki kulit sensitif.

5. Jangan Lewatkan Sunscreen

Meski wajah tertutup hijab, paparan sinar UV tetap bisa masuk melalui celah kain atau pantulan cahaya. Sunscreen tetap penting digunakan setiap hari, terutama di area wajah yang terbuka seperti dahi dan dagu.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap 3–4 jam.

6. Hidrasi Tetap Nomor Satu

Penggunaan hijab bisa membuat kulit lebih rentan kehilangan kelembapan karena gesekan kain dan suhu panas. Gunakan moisturizer yang melembapkan namun ringan, agar tidak menyumbat pori-pori.

Pilih yang mengandung hyaluronic acid, glycerin, atau ceramide untuk menjaga hidrasi sepanjang hari.

7. Hindari Produk Skincare Berlapis-Lapis

Dengan kondisi kulit yang tertutup hampir seharian, wanita berhijab disarankan untuk menggunakan skincare minimalis namun efektif. Hindari layering terlalu banyak produk yang justru bisa memicu overhydration atau clogged pores.

Rekomendasi Skincare Lembut dan Efektif dari Nurilab

Untuk kamu para wanita berhijab yang menginginkan skincare yang ringan, tidak lengket, dan aman untuk kulit sensitif, kamu bisa mencoba berbagai produk dari Nurilab. Formulanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan kulit tropis dan aktivitas harian yang padat, termasuk untuk kamu yang mengenakan hijab seharian.

Temukan rekomendasi produk terbaik Nurilab di website resmi mereka dan mulai perawatan wajah yang lebih bersih dan sehat mulai hari ini.

Artikel ini ditinjau oleh :

Dokter Darmaputra