Jerawatnya sudah sembuh berminggu-minggu, tapi bekasnya masih nempel di wajah. Wajar kalau kamu bertanya-tanya, cukup ditunggu saja atau perlu dirawat? Jawabannya: bisa memudar sendiri, tapi tidak semua jenis bekas. Supaya tidak salah langkah, cek dulu bekas jerawatmu termasuk yang mana.

Apakah Bekas Jerawat Bisa Hilang Sendiri?

Bekas jerawat adalah perubahan warna atau tekstur kulit yang tersisa setelah jerawat sembuh. Menurut American Academy of Dermatology, bekas jerawat memang bisa memudar, tetapi jarang hilang sepenuhnya tanpa bantuan perawatan.

Jawabannya tergantung bentuk bekasnya:

  • Noda datar merah atau cokelat: umumnya memudar bertahap.
  • Bekas cekung: jarang hilang sepenuhnya sendiri.
  • Bekas timbul: biasanya perlu ditangani dokter kulit.

“Bisa hilang sendiri” bukan berarti dibiarkan begitu saja. Ada kebiasaan yang membuat bekas jauh lebih lama pudar, dan akan dibahas di bawah.

Kenali Jenis Bekas Jerawat dan Perkiraan Waktu Memudarnya

Kata “bekas jerawat” sering dipakai untuk tiga hal yang sebenarnya berbeda. Cocokkan kondisi kulitmu dengan tiga jenis berikut.

Bekas Jerawat Merah atau Merah Muda

Ini noda datar kemerahan yang tertinggal setelah jerawat meradang. Saat diraba, permukaannya rata dengan kulit di sekitarnya. Peradangan membuat pembuluh darah kecil di area itu melebar, dan kondisi ini disebut post-inflammatory erythema (PIE).

  • Lebih sering terlihat pada kulit yang lebih terang.
  • Umumnya memudar bertahap seiring waktu.

Menurut ulasan para dermatolog di American Journal of Clinical Dermatology, PIE lebih umum pada kulit terang, sedangkan noda cokelat lebih umum pada kulit yang lebih gelap.

Bekas Jerawat Gelap atau Cokelat

Noda ini lebih gelap dari warna kulit aslinya. Penyebabnya, kulit memproduksi pigmen (melanin) berlebih saat sedang meradang. Istilah medisnya hiperpigmentasi pasca-inflamasi atau PIH.

  • Noda yang hanya beberapa tingkat lebih gelap dari warna kulit biasanya pudar dalam 6 sampai 12 bulan, setelah penyebabnya berhenti.
  • Warna yang tertanam lebih dalam, misalnya cokelat sangat gelap atau keabu-abuan, bisa butuh waktu bertahun-tahun.
  • Perawatan yang tepat bisa mempercepat prosesnya.

Rentang waktu ini berasal dari panduan AAD tentang memudarkan noda gelap yang ditulis untuk kulit medium hingga gelap. Hasil tiap orang bisa berbeda.

Bekas Jerawat Cekung atau Timbul

Berbeda dari dua jenis di atas, bekas ini terasa tidak rata saat diraba. Bekas cekung terjadi ketika kulit membuat terlalu sedikit kolagen saat penyembuhan. Bekas timbul terjadi karena kolagennya berlebih.

Jenis bekas cekung yang umum:

  • Ice pick: kecil tapi dalam, dan paling sering ditemukan.
  • Rolling: lebar dan dangkal, membuat kulit tampak bergelombang.
  • Boxcar: cekungan berbentuk bulat atau oval.

Bekas timbul, seperti hipertrofik dan keloid, lebih sering muncul pada kulit yang lebih gelap. Keloid biasanya baru terlihat 3 sampai 12 bulan setelah jerawat sembuh, menurut penjelasan AAD tentang jenis parut jerawat.

Cara Cepat Membedakan Ketiganya

Jenis Tampilan Bisa hilang sendiri? Langkah yang disarankan
Merah atau merah muda Datar, kemerahan Umumnya bisa memudar bertahap Lindungi dari matahari, rawat bertahap
Gelap atau cokelat Datar, lebih gelap dari kulit Umumnya bisa, butuh waktu berbulan-bulan Sunscreen dan bahan aktif yang sesuai
Cekung atau timbul Tidak rata saat diraba Jarang hilang sepenuhnya Konsultasi dokter kulit

Hal yang Bisa Membuat Bekas Jerawat Lebih Lama Hilang

Beberapa kebiasaan dan kondisi bisa memperlambat proses pemudaran, bahkan membuat bekasnya bertambah:

  • Memencet, menggaruk, atau terus menyentuh jerawat. Ini menambah peradangan dan risiko infeksi, sehingga bekas lebih mungkin muncul dan bertahan.
  • Jerawat yang dalam dan nyeri. Jerawat kistik atau berbentuk benjolan lebih berisiko meninggalkan parut.
  • Faktor keturunan. Kalau orang tua atau saudara kandungmu punya bekas jerawat, risikomu ikut naik.
  • Kulit terpapar matahari tanpa perlindungan. Noda bisa makin gelap dan makin lama pudar.
  • Produk yang membuat kulit iritasi. Rasa perih atau panas bisa memicu noda baru.
  • Jerawat baru terus muncul. Noda baru terbentuk lebih cepat daripada noda lama memudar.

Cara Membantu Memudarkan Bekas Jerawat dengan Aman

Langkah-langkah ini berlaku untuk noda datar, baik merah maupun cokelat. Bekas cekung atau timbul butuh penanganan dokter dan dibahas di bagian berikutnya. Urutannya juga penting, jadi ikuti dari yang pertama.

Kendalikan Jerawat Aktif Terlebih Dahulu

Selama jerawat baru masih muncul, noda baru akan terus terbentuk dan bekas lama sulit memudar. Para dermatolog umumnya baru menangani bekas setelah jerawatnya terkendali, seperti dijelaskan dalam panduan AAD tentang konsultasi dan perawatan parut jerawat.

Pakai Sunscreen Setiap Hari

Menurut AAD, perawatan noda gelap dimulai dari sunscreen. Sunscreen membantu mencegah noda baru sekaligus membantu memudarkan noda yang sudah ada. Pilih sunscreen dengan kriteria berikut:

  • SPF 30 atau lebih
  • Broad-spectrum
  • Tahan air
  • Non-komedogenik jika kulitmu berminyak
  • Mudah menyatu dengan warna kulit, tanpa white cast

Oleskan ulang sekitar tiap 2 jam, dan setelah berkeringat atau berenang. AAD juga menyebut sunscreen berwarna dengan iron oxide sebagai opsi, karena melindungi dari cahaya tampak yang bisa memperparah noda gelap.

Pilih Bahan Aktif yang Sudah Terbukti untuk Noda Datar

Setelah jerawat terkendali dan kulit terlindungi, kamu bisa memakai produk yang membantu meratakan warna kulit. AAD menyebut bahan berikut yang dijual bebas dan bisa membantu memudarkan noda gelap:

  • Azelaic acid
  • Glycolic acid
  • Kojic acid
  • Retinoid, seperti retinol atau adapalene
  • Vitamin C

Untuk parut ringan, retinoid atau salicylic acid juga bisa membantu membuatnya tidak terlalu terlihat. Mulai pelan-pelan, dan hentikan pemakaian kalau kulit terasa perih atau menyengat.

Pilih juga produk yang sudah terdaftar di BPOM. Produk pemutih tanpa izin edar pernah ditemukan mengandung bahan berbahaya, misalnya merkuri atau steroid, yang tidak tercantum di label.

Mitos Perawatan yang Sebaiknya Dihindari

  • Mengoleskan pemutih rumah tangga ke kulit. Ini berbahaya dan tidak boleh dilakukan.
  • Memencet jerawat agar cepat kering. Hasilnya malah memperbesar peluang bekas.
  • Memakai bahan racikan sendiri yang membuat kulit perih. Iritasi justru bisa memicu noda baru.

Menyamarkan Bekas Jerawat untuk Sementara

Sambil menunggu perawatan bekerja, concealer atau color corrector bisa membantu menutupi noda. Anggap ini penyamaran sementara, bukan perawatan. Jangan lupa bersihkan dengan benar di malam hari supaya pori-pori tidak tersumbat.

Kapan Bekas Jerawat Perlu Diperiksakan ke Dokter Kulit?

Tidak semua bekas perlu ditangani dokter, tapi beberapa tanda sebaiknya tidak ditunda:

  • Bekasnya cekung atau timbul.
  • Noda tidak membaik setelah beberapa bulan perawatan rutin disertai sunscreen.
  • Bekas terasa gatal atau nyeri.
  • Bekas sangat mengganggu rasa percaya dirimu.

Dokter kulit punya beberapa pilihan prosedur, antara lain chemical peel, laser, microneedling, filler, dan radiofrequency. Pilihannya disesuaikan dengan jenis bekas, warna kulit, dan kebutuhanmu. Chemical peel ringan, misalnya, biasanya perlu 3 sampai 5 sesi dengan jarak 2 sampai 4 minggu, menurut AAD.

Sebelum memulai perawatan parut, beri tahu dokter semua obat jerawat yang kamu pakai dalam 2 tahun terakhir. Beberapa perawatan bisa menimbulkan efek samping kalau dikombinasikan dengan obat jerawat tertentu.

Nurilab: Rekomendasi untuk Membantu Memudarkan dan Menyamarkan Bekas Jerawat

Nurilab adalah brand skincare untuk kulit berjerawat yang dikembangkan bersama dermatolog Korea dan Indonesia. Alur perawatan di artikel ini bisa dijawab lewat beberapa produknya:

  • Acne Conclearing™ Spot Drying Lotion untuk jerawat aktif. Lotion ini berwarna (tersedia 5 shade) dan mengandung salicylic acid 2%, sulfur 1%, dan zinc oxide + centella asiatica. Dalam uji klinis pada jerawat papul dan pustul selama 14 hari, 87% jerawat mengering dalam 24 jam.
  • 3X Defense Gentle Cleansing Gel, pembersih wajah sekaligus masker, untuk membersihkan kulit berjerawat dan sensitif. Dalam uji laboratorium, gel ini membunuh 99,99% bakteri penyebab jerawat dalam 60 detik.
  • Triple-B Serum untuk bekas jerawat merah (PIE) dan gelap (PIH). Serum ini mengandung 5% niacinamide (vitamin B3), 5% panthenol (vitamin B5), vitamin B12, dan hyaluronic complex. Pada uji klinis 4 minggu di laboratorium terakreditasi, kemerahan bekas jerawat berkurang 26% dan noda gelapnya 12%.
  • CorrecTone™ Spot Serum Concealer untuk menyamarkan sekaligus membantu memudarkan bekas jerawat. Tersedia 5 shade dengan coverage medium sampai tinggi, mengandung niacinamide dan correctone technology untuk memecah melanin, lebih efektif membantu memudarkan PIE & PIH.
  • Hy Glow, Bye UV! dan Hy Matte, Bye UV!, sunscreen hybrid SPF 50 PA++++ untuk kulit berjerawat dan sensitif. Pilih Hy Matte kalau kulitmu berminyak, atau Hy Glow kalau ingin hasil akhir lebih lembap dan glowing.

Nurilab cocok jadi pilihan karena semua produknya sudah melewati uji dermatologis dan dirancang untuk kulit berjerawat serta sensitif. Harganya juga terjangkau dan mudah didapat. Kamu bisa membelinya lewat Nurilab Official Shop maupun toko online lainnya.

Perlu diingat, produk-produk ini ditujukan untuk noda datar. Kalau bekasmu cekung atau timbul, tetap konsultasikan ke dokter kulit.

Siap mulai merawat bekas jerawatmu? Lihat rangkaian produknya di nurilab.id dan pilih yang sesuai dengan kondisi kulitmu.

Sumber