by Lugi Nurilab | Aug 12, 2025 | Blog, Makeup and Skincare
Menggunakan masker wajah sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit yang populer. Masker bisa membantu menghidrasi, membersihkan pori, hingga menenangkan kulit. Namun, banyak yang belum menyadari bahwa cara membersihkan wajah setelah memakai masker sama pentingnya dengan pemakaian masker itu sendiri.
Jika tidak dibersihkan dengan tepat, sisa-sisa produk bisa menyumbat pori-pori, menyebabkan iritasi, atau bahkan memicu jerawat. Yuk, pelajari langkah-langkah membersihkan wajah yang benar setelah pakai masker!
Kenali Jenis Masker Wajah yang Kamu Gunakan
Sebelum mulai membersihkan wajah, penting untuk memahami jenis masker yang kamu pakai, karena tiap jenis membutuhkan perlakuan berbeda:
- Masker clay (tanah liat): menyerap minyak, perlu dibersihkan dengan air hangat.
- Sheet mask: biasanya cukup ditepuk-tepuk sisa essencenya ke wajah, tanpa perlu dibilas.
- Masker peel-off: harus dikupas dan disisa residunya bisa dibersihkan dengan toner lembut.
- Masker sleeping mask: dipakai semalaman, dan wajib dibilas dengan sabun wajah keesokan harinya.
Langkah Membersihkan Wajah Setelah Menggunakan Masker
1. Bilas dengan Air Suhu Ruangan atau Hangat
Hindari air panas yang bisa membuat kulit iritasi. Gunakan air hangat untuk masker clay, dan air biasa untuk masker jenis lain.
2. Gunakan Facial Wash Lembut
Pilih sabun cuci muka dengan pH seimbang dan bebas alkohol. Tujuannya untuk membersihkan residu masker tanpa merusak skin barrier.
3. Hindari Scrubbing Setelah Maskeran
Kulit biasanya lebih sensitif setelah menggunakan masker, terutama jenis eksfoliasi. Hindari penggunaan scrub agar tidak menyebabkan iritasi.
4. Tepuk-tepuk Kering dengan Handuk Bersih
Jangan menggosok wajah dengan handuk. Cukup ditepuk perlahan agar kulit tetap tenang dan tidak teriritasi.
5. Lanjutkan dengan Skincare Ringan
Setelah membersihkan wajah, aplikasikan toner, serum ringan, dan pelembap untuk mengunci kelembapan.
Tips Tambahan Agar Kulit Tetap Sehat Setelah Maskeran
- Jangan menggunakan masker lebih dari 2–3 kali seminggu (tergantung jenis kulit).
- Perhatikan reaksi kulit, terutama jika menggunakan masker baru.
- Hindari mencampur masker dengan bahan aktif keras seperti retinol atau AHA dalam satu waktu.
- Pastikan tangan bersih sebelum mengaplikasikan masker.
Rekomendasi Produk: Nurilab Gentle Face Wash & Acne Spot Care
Jika kamu sedang mencari produk skincare yang cocok untuk kulit remaja dan sensitif setelah maskeran, kamu bisa mencoba produk dari Nurilab:
- Nurilab Gentle Face Wash: Pembersih wajah dengan formula ringan, pH seimbang, dan tidak menyebabkan kulit kering setelah digunakan.
- Nurilab Acne Spot Care: Cocok digunakan jika muncul jerawat kecil setelah maskeran.
Produk-produk Nurilab diformulasikan khusus untuk kulit remaja Indonesia dan telah teruji secara dermatologis.
Penutup
Membersihkan wajah dengan benar setelah menggunakan masker bukan hanya sekadar rutinitas, tapi bagian penting dari menjaga kesehatan kulit. Pastikan kamu memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan memperhatikan reaksi setiap kali mencoba produk baru.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk perawatan kulit remaja, kamu bisa temukan produk skincare Nurilab yang cocok untukmu dibawah ini, Check out sekarang!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Aug 11, 2025 | Blog, Makeup and Skincare
Masa remaja adalah saat yang tepat untuk mulai merawat kulit wajah, terutama karena perubahan hormon yang bisa memicu masalah kulit seperti jerawat, kulit berminyak, atau bahkan kulit kering. Namun, banyak remaja merasa khawatir akan biaya yang dikeluarkan untuk skincare. Kabar baiknya, kamu tetap bisa merawat kulit dengan baik meskipun memiliki anggaran terbatas.
Dalam panduan ini, kamu akan menemukan cara memilih skincare yang efektif, aman, dan tentunya ramah di kantong tanpa harus mengorbankan kesehatan kulitmu.
Kenapa Remaja Butuh Skincare?
Saat masa pubertas, produksi minyak di kulit meningkat karena perubahan hormon. Ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan timbulnya jerawat. Selain itu, aktivitas di luar ruangan seperti sekolah, ekskul, atau nongkrong juga membuat kulit mudah terpapar debu dan polusi.
Rutinitas skincare dasar bisa membantu:
- Mengontrol produksi minyak berlebih
- Mencegah jerawat
- Menjaga kelembapan kulit
- Melindungi dari sinar matahari
Tips Memilih Skincare untuk Remaja dengan Budget Terbatas
1. Fokus pada Basic Skincare
Kamu tidak perlu menggunakan 10 langkah skincare. Cukup fokus pada tiga produk utama:
- Facial wash: Untuk membersihkan kotoran dan minyak
- Moisturizer: Untuk menjaga kelembapan kulit
- Sunscreen (pagi): Untuk melindungi dari sinar UV
2. Cek Kandungan Produk
Pastikan produk tidak mengandung alkohol tinggi atau parfum berlebihan, karena bisa membuat kulit iritasi. Pilih kandungan ringan seperti:
- Niacinamide untuk mencerahkan dan mengurangi minyak
- Centella Asiatica untuk menenangkan kulit
- Salicylic Acid untuk mengatasi jerawat ringan
3. Pilih Produk Lokal Berkualitas
Produk lokal biasanya lebih terjangkau tapi tetap memiliki kualitas bagus. Banyak brand lokal yang telah diuji secara dermatologis dan aman untuk remaja.
4. Beli Ukuran Kecil atau Kemasan Trial
Jika ingin mencoba produk baru, pilih kemasan mini atau sachet agar tidak boros dan bisa mencoba tanpa takut rugi.
5. Beli Saat Promo atau Diskon
Manfaatkan momen diskon di e-commerce, seperti Harbolnas atau payday sale. Kamu bisa hemat banyak tanpa mengorbankan kualitas.
Contoh Rutinitas Skincare Pagi dan Malam untuk Remaja
Pagi:
- Cuci muka dengan facial wash ringan
- Gunakan moisturizer yang sesuai jenis kulit
- Aplikasikan sunscreen SPF 30+
Malam:
- Cuci muka setelah aktivitas seharian
- Gunakan moisturizer atau spot treatment jika berjerawat
Kesalahan yang Perlu Dihindari
- Terlalu sering cuci muka: Bisa membuat kulit kering dan iritasi.
- Pakai terlalu banyak produk sekaligus: Kulit remaja masih sensitif. Mulai dari yang sederhana dulu.
- Gonta-ganti produk: Beri waktu minimal 2–4 minggu untuk melihat hasil dari satu produk sebelum mencoba produk lain.
- Lupa pakai sunscreen: Sinar matahari bisa memperparah bekas jerawat dan mempercepat penuaan dini.
Rekomendasi Produk Skincare On-Budget dari Nurilab
Jika kamu mencari skincare lokal yang aman, ringan, dan terjangkau untuk pemakaian remaja, Nurilab menghadirkan rangkaian produk yang cocok untuk kulit muda. Dengan formulasi lembut dan harga ramah di kantong, check out sekarang juga!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Aug 7, 2025 | Blog
Ketika jerawat akhirnya mereda, banyak orang berpikir tugas perawatan kulit sudah selesai. Padahal, setelah jerawat hilang, kulit masih memerlukan perhatian ekstra. Masalah seperti bekas jerawat, hiperpigmentasi, tekstur tidak merata, atau bahkan breakout berulang bisa muncul jika tidak dilakukan perawatan lanjutan secara tepat.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan panduan perawatan kulit pasca jerawat secara aman dan efektif, berdasarkan prinsip dermatologi dan praktik terbaik.
Mengapa Perawatan Setelah Jerawat Itu Penting?
Kulit yang baru sembuh dari jerawat masih dalam kondisi rapuh dan rentan. Peradangan sebelumnya bisa meninggalkan bekas (post-inflammatory hyperpigmentation atau PIH), tekstur kasar, atau bahkan menyebabkan sensitivitas terhadap bahan aktif.
Tanpa perawatan yang tepat, kulit bisa mengalami:
- Bekas jerawat yang membandel
- Noda hitam yang sulit hilang
- Skin barrier rusak
- Jerawat muncul kembali
5 Langkah Perawatan Kulit Setelah Jerawat Hilang
1. Fokus pada Pemulihan Skin Barrier
Setelah jerawat reda, fokus utamamu adalah memperkuat pelindung alami kulit. Pilih produk dengan kandungan:
- Ceramide
- Panthenol
- Squalane
- Centella Asiatica
Bahan-bahan ini membantu menenangkan peradangan ringan yang masih tersisa dan mempercepat proses regenerasi kulit.
2. Gunakan Eksfoliasi Ringan Secara Teratur
Kulit bekas jerawat bisa terlihat kusam atau memiliki tekstur tidak rata. Eksfoliasi ringan, seperti PHA atau Lactic Acid, bisa membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat pemudaran bekas jerawat.
Hindari eksfoliasi keras seperti scrub fisik atau AHA/BHA dalam kadar tinggi, terutama jika kulitmu sensitif.
3. Tambahkan Serum Pencerah dan Anti-Inflamasi
Untuk mengatasi bekas jerawat dan mencerahkan kulit secara merata, gunakan serum yang mengandung:
- Niacinamide
- Alpha Arbutin
- Tranexamic Acid
- Vitamin C (low irritation formula)
Pastikan kamu melakukan patch test terlebih dahulu dan gunakan secara bertahap.
4. Wajib Gunakan Sunscreen Setiap Hari
Bekas jerawat bisa menjadi semakin gelap jika terpapar sinar matahari. Maka dari itu, sunscreen adalah kunci utama dalam perawatan pasca jerawat.
Pilih sunscreen dengan:
- SPF minimal 30
- Broad-spectrum (UVA & UVB)
- Formula ringan & non-comedogenic
Gunakan setiap pagi dan reapply setiap 2–3 jam jika berada di luar ruangan.
5. Hindari Produk yang Memicu Iritasi
Meski kulitmu sudah membaik, jangan buru-buru kembali ke skincare routine lama yang penuh bahan aktif. Hindari:
- Alkohol denat
- Fragrance buatan
- Essential oil berlebih
- Produk over-exfoliating
Kunci dari perawatan pasca jerawat adalah kesabaran dan konsistensi. Perlakukan kulitmu dengan lembut dan beri waktu untuk sembuh sempurna.
Rekomendasi Produk Ringan dan Aman dari Nurilab
Jika kamu sedang mencari skincare yang cocok untuk perawatan kulit setelah jerawat, Nurilab menghadirkan rangkaian produk dengan formula lembut, non-comedogenic, dan aman untuk kulit sensitif.
Produk yang direkomendasikan:
- Gentle Cleanser dengan pH seimbang
- Serum pencerah ringan berbahan Niacinamide & Centella
- Moisturizer dengan Ceramide untuk recovery skin barrier
- Sunscreen ringan, cocok untuk kulit mudah berjerawat
Seluruh produk Nurilab telah melalui uji dermatologis dan tidak mengandung alkohol maupun pewangi buatan.
Kesimpulan
Merawat kulit tidak berhenti ketika jerawat hilang. Justru fase pemulihan adalah kunci untuk mencegah bekas membandel dan menjaga kesehatan kulit jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat—fokus pada hidrasi, perlindungan, dan pemulihan skin barrier—kulitmu bisa kembali cerah dan sehat.
Ingin kulitmu pulih dengan aman setelah jerawat? Coba rangkaian skincare ringan dan terpercaya dari Nurilab.
by Lugi Nurilab | Aug 5, 2025 | Blog
Eksfoliasi adalah salah satu langkah penting dalam perawatan kulit untuk mengangkat sel kulit mati, mempercepat regenerasi kulit, dan membuat produk skincare bekerja lebih efektif. Namun, setelah eksfoliasi, kulit berada dalam kondisi lebih sensitif dan rentan. Karena itu, penting untuk memberikan perawatan ekstra setelah eksfoliasi agar tidak menimbulkan iritasi atau kerusakan skin barrier.
Berikut adalah 5 langkah perawatan kulit setelah eksfoliasi yang perlu kamu lakukan agar kulit tetap sehat, lembap, dan glowing.
1. Gunakan Cleanser yang Lembut
Setelah eksfoliasi, hindari mencuci wajah dengan sabun wajah yang mengandung SLS atau alkohol tinggi. Pilih cleanser dengan pH seimbang, non-stripping, dan bertekstur ringan (seperti gel atau creamy cleanser) untuk menjaga kelembapan kulit tanpa mengikis lapisan pelindung alaminya.
2. Aplikasikan Toner atau Mist yang Menenangkan
Langkah selanjutnya adalah mengembalikan hidrasi kulit. Pilih toner atau face mist yang mengandung bahan seperti panthenol, aloe vera, centella asiatica, atau hyaluronic acid. Hindari toner dengan kandungan astringent seperti witch hazel atau alkohol tinggi.
Fungsi toner ini bukan hanya menyegarkan, tetapi juga membantu kulit menyeimbangkan kadar air yang mungkin berkurang setelah eksfoliasi.
3. Gunakan Moisturizer yang Kaya dan Menenangkan
Kulit yang baru dieksfoliasi membutuhkan pelembap yang menenangkan dan memperkuat skin barrier. Pilih pelembap dengan kandungan seperti:
- Ceramide
- Squalane
- Beta-glucan
- Niacinamide (dalam kadar rendah)
Pastikan moisturizer tidak mengandung pewangi buatan atau essential oil yang terlalu kuat, karena bisa menimbulkan reaksi negatif pada kulit sensitif.
4. Hindari Bahan Aktif Tambahan Sementara Waktu
Setelah eksfoliasi, jangan langsung menggunakan bahan aktif lain seperti retinol, vitamin C tinggi, AHA/BHA tambahan, atau benzoyl peroxide. Kulit butuh waktu untuk tenang dan memulihkan barrier-nya. Memberikan terlalu banyak rangsangan justru bisa menyebabkan iritasi dan kemerahan.
Tunggu minimal 24 jam sebelum kembali menggunakan produk-produk tersebut, kecuali kamu sudah berpengalaman dan kulitmu terbiasa.
5. Gunakan Sunscreen Secara Maksimal
Eksfoliasi membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV. Jadi, wajib hukumnya menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 keesokan paginya, bahkan meskipun kamu hanya di dalam ruangan.
Reaplikasi sunscreen setiap 2–3 jam juga sangat dianjurkan untuk perlindungan maksimal, terutama jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan.
Rekomendasi Skincare Ringan & Recovery Care dari Nurilab
Untuk kamu yang sedang mencari produk perawatan kulit setelah eksfoliasi, Nurilab menyediakan rangkaian produk yang diformulasikan khusus untuk menjaga kelembapan, memperkuat skin barrier, dan cocok untuk kulit sensitif:
- Gentle Cleanser tanpa SLS
- Hydrating Toner berbahan aktif menenangkan
- Moisturizer dengan Ceramide dan Squalane
- Sunscreen ringan dan non-comedogenic
Semua produk Nurilab telah diuji secara dermatologis, tidak mengandung alkohol maupun fragrance buatan, dan ideal digunakan setelah eksfoliasi.
Kesimpulan
Eksfoliasi memang membawa banyak manfaat untuk kulit, namun perawatan sesudahnya tak kalah penting. Dengan menerapkan 5 langkah perawatan di atas, kamu bisa memaksimalkan manfaat eksfoliasi sekaligus menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi.
Pastikan kamu menggunakan produk yang tepat, seperti rangkaian skincare dari Nurilab yang aman, ringan, dan efektif untuk recovery kulit setelah eksfoliasi.
by Lugi Nurilab | Aug 4, 2025 | Blog
Membeli skincare secara online memang praktis dan sering kali menawarkan harga menarik. Namun, risiko membeli produk palsu atau tiruan juga cukup tinggi, terutama jika tidak teliti dalam memilih toko atau platform. Produk skincare palsu bukan hanya tidak efektif, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan kulit, menyebabkan iritasi, breakout, hingga kerusakan jangka panjang.
Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari cara aman berbelanja skincare online dan tips mengenali produk palsu, agar kulit tetap terawat tanpa risiko.
Bahaya Produk Skincare Palsu
Produk palsu sering dibuat tanpa pengawasan kualitas dan bisa mengandung bahan berbahaya, seperti:
- Merkuri
- Steroid
- Hydroquinone dalam dosis tinggi
- Bahan kimia industri lainnya
Risikonya bukan hanya merusak kulit, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan jika digunakan jangka panjang.
Ciri-Ciri Produk Skincare Palsu
Berikut beberapa ciri yang perlu diwaspadai:
1. Harga Terlalu Murah
Jika harga jauh di bawah harga resmi, patut dicurigai. Produk original biasanya punya rentang harga tertentu.
2. Kemasan Berbeda
Perhatikan warna, font, atau logo. Produk asli memiliki kualitas cetak dan kemasan yang rapi. Produk palsu sering terlihat buram, mudah luntur, atau tidak presisi.
3. Tidak Ada Izin BPOM
Pastikan produk yang dibeli memiliki nomor BPOM yang valid. Kamu bisa cek langsung di situs cekbpom.pom.go.id.
4. Aroma dan Tekstur Aneh
Produk palsu sering memiliki bau menyengat, warna yang tidak wajar, atau tekstur yang terlalu encer atau menggumpal.
5. Testimoni Mencurigakan
Jika testimoni banyak tapi tidak masuk akal (terlalu sempurna), atau semua memakai foto yang sama, bisa jadi itu testimoni palsu.
Tips Aman Belanja Skincare Online
1. Beli di Toko Resmi
Pilih toko official di e-commerce, website brand, atau partner resmi. Hindari toko dengan nama yang mirip-mirip brand besar.
2. Cek Ulasan Pembeli
Baca ulasan bintang 1 dan 2 untuk melihat apakah ada masalah dengan keaslian produk. Review bintang 5 yang terlalu banyak juga perlu dicurigai.
3. Bandingkan dengan Website Resmi
Sebelum beli, bandingkan kemasan dan informasi produk dengan website resmi brand tersebut.
4. Gunakan Metode Pembayaran Aman
Pilih metode pembayaran yang bisa dilacak dan hindari transfer langsung ke rekening pribadi.
5. Simpan Bukti Transaksi
Simpan invoice, chat, atau bukti pengiriman. Ini berguna jika kamu perlu komplain ke pihak e-commerce.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Membeli Produk Palsu?
- Jangan gunakan produknya.
- Laporkan ke platform e-commerce.
- Laporkan ke BPOM jika produk mencurigakan.
- Segera konsultasikan ke dokter kulit jika muncul reaksi negatif.
Rekomendasi Skincare Aman dari Brand Lokal
Jika kamu mencari skincare lokal yang aman, telah bersertifikat BPOM, dan cocok untuk kulit remaja hingga dewasa, kamu bisa mempertimbangkan produk dari Nurilab. Brand ini dikenal menggunakan bahan aktif yang ringan, diformulasikan khusus untuk kulit sensitif dan berjerawat, serta dijual hanya melalui kanal resmi yang terpercaya.
Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian produk asli, kunjungi website resmi atau toko official Nurilab di marketplace.
Jaga kulitmu, jangan sampai tergoda harga murah tapi palsu. Skincare yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kulitmu.