Sudah beli concealer, tapi hasilnya malah tampak abu-abu atau terlihat jelas bedanya dengan warna kulit? Masalahnya biasanya bukan di produk, melainkan di shade yang kurang pas. Kuncinya ada pada mengenali warna kulit dan undertone-mu, lalu mengujinya sebelum membeli. Yuk, mulai dari memahami kenapa salah shade bikin hasilnya tidak natural.
Kenapa Salah Shade Concealer Bikin Hasilnya Tampak Tidak Natural?
Concealer yang tidak sesuai undertone membuat kulit tampak abu-abu, lebih gelap, atau terlalu putih dan mencolok. Menurut Alodokter, ketidakcocokan ini terjadi karena shade tidak selaras dengan rona alami di bawah permukaan kulit. Jadi, ada dua hal yang perlu dicocokkan: warna kulit (seberapa terang atau gelap) dan undertone.
Beberapa tanda kamu salah shade:
- Tampak abu-abu atau pucat setelah diaplikasikan.
- Ada batas warna yang jelas di sekitar jerawat atau area yang ditutup.
- Warnanya berubah beberapa menit setelah dipakai.
Kenali Dulu Skin Tone dan Undertone Kulitmu
Dua istilah ini sering tertukar, padahal fungsinya berbeda. Skin tone adalah warna di permukaan kulit, sedangkan undertone adalah rona di bawahnya. Keduanya perlu dikenali sebelum membeli concealer.
Beda Skin Tone dan Undertone
Skin tone adalah warna lapisan kulit paling atas dan bisa berubah karena paparan matahari. Undertone bersifat lebih tetap karena dipengaruhi faktor genetik. Menurut Alodokter, dua orang yang sama-sama berkulit cerah bisa punya undertone yang berbeda, begitu juga pada kulit yang lebih gelap.
Hal ini juga dijelaskan oleh Good News From Indonesia: skin tone bisa berubah, sedangkan undertone cenderung tetap.
Tiga Jenis Undertone: Warm, Cool, Neutral
- Warm: cenderung kekuningan atau keemasan. Menurut Alodokter, undertone ini umum dimiliki orang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
- Cool: cenderung pink, kemerahan, atau kebiruan.
- Neutral: berada di antara warm dan cool, dan bisa dimiliki siapa saja.
Ini hanya kecenderungan umum, bukan aturan pasti untuk semua orang.
Cara Mengecek Undertone di Rumah
- Lihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan atau pelipis. Kehijauan menandakan warm, biru atau ungu menandakan cool, dan sulit ditentukan menandakan neutral.
- Coba perhiasan. Kulit tampak lebih cerah dengan emas menandakan warm, dengan perak menandakan cool. Kalau cocok dengan keduanya, kemungkinan neutral.
- Coba baju putih. Menurut Alodokter, kulit yang tampak kusam saat memakai putih kemungkinan warm.
- Lihat warna kulit di belakang telinga. Menurut Good News From Indonesia, kemerahan atau pink menandakan cool, kekuningan menandakan warm.
Gabungkan beberapa cara supaya hasilnya lebih tepat, karena satu metode saja bisa menyesatkan.
Cara Memilih Shade Concealer Sesuai Kebutuhanmu
Setelah tahu undertone, pilih shade sesuai tujuan pemakaian. Concealer untuk menutup jerawat tidak selalu sama dengan untuk highlight.
Untuk Menutup Jerawat dan Bekasnya
Pilih shade yang paling mendekati warna kulit dan undertone-mu, karena tujuannya agar menyatu dengan kulit. Sebagian orang juga memakai color corrector sebelum concealer. Menurut Popmama, warna hijau biasa dipakai untuk menyamarkan kemerahan atau jerawat, sedangkan oranye atau peach bisa membantu menyamarkan bekas jerawat. Setelah itu, tutup dengan concealer yang sewarna dengan undertone kulit.
Ini tips riasan yang umum, bukan keharusan. Kalau concealer yang kamu pakai sudah cocok dan menutup dengan baik, color corrector tidak wajib.
Untuk Area Lain atau Highlight
Untuk highlight, sebagian orang memilih shade 2 sampai 3 tingkat lebih terang dari warna kulit, lalu menaruhnya di bawah mata, tengah hidung, dan dahi. Tips ini untuk memberi dimensi pada riasan. Untuk menutup jerawat, tetap pilih shade yang mendekati warna kulitmu.
Tips Mencoba Shade Sebelum Membeli
Shade yang tampak pas di kemasan belum tentu pas di kulit. Coba langkah berikut:
- Oleskan sedikit di lengan, lalu tunggu sekitar 15 menit. Menurut Popmama, ini untuk melihat apakah warnanya berubah (teroksidasi) sebelum dipakai di wajah.
- Perhatikan hasilnya setelah menyatu dengan kulit, bukan hanya saat baru dioles.
- Jangan terburu-buru memutuskan. Kalau ragu antara dua shade, coba keduanya dan bandingkan.
Memilih Concealer yang Aman untuk Kulit Berjerawat
Untuk kulit berjerawat, warna yang pas belum cukup. Concealer juga perlu aman untuk kulit agar tidak memicu jerawat baru. Berdasarkan panduan makeup dari American Academy of Dermatology (AAD):
- Cek label. Pilih produk berlabel oil-free, non-comedogenic, atau won’t clog pores.
- Waspadai acne cosmetica. Concealer, foundation, dan blush dapat memicu jerawat pada sebagian orang. Hentikan produk yang membuat jerawatmu muncul, dan aplikasikan dengan sentuhan ringan.
- Bersihkan makeup sebelum tidur, termasuk makeup mata, dengan pembersih bebas minyak. Lanjutkan dengan mencuci muka secara lembut tanpa menggosok.
- Cuci kuas makeup seminggu sekali dan jangan dipinjamkan, karena bakteri, sel kulit mati, dan minyak bisa berpindah ke kulit.
- Oleskan obat jerawat lebih dulu bila kamu memakai makeup bersama obat jerawat.
Kalau jerawatmu memburuk setelah memakai makeup, periksakan ke dokter kulit, karena penyebab jerawat bisa lebih dari satu.
Pilih Shade CorrecTone™ Sesuai Warna Kulitmu
CorrecTone™ Spot Serum Concealer dari Nurilab adalah concealer 2 in 1 yang dikembangkan bersama dermatolog Korea dan Indonesia. Menurut Nurilab, kandungannya niacinamide 5%, encapsulated salicylic acid 1%, dan allantoin 0,5%. Produk ini berlabel non-comedogenic dan non-acnegenic, dermatologically tested, serta cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat. Cara pakainya: kocok botol, lalu oleskan cairan langsung pada bekas jerawat dengan aplikator dan ratakan.
Tersedia lima shade. Cocokkan dengan kondisi kulitmu:
- 08 Cool: untuk kulit putih dengan undertone cool.
- 12 Ivory: untuk kulit putih cenderung kuning langsat dengan undertone warm.
- 16 Neutral: untuk kulit kuning langsat cenderung medium dengan undertone neutral.
- 20 Sand: untuk kulit sawo matang cenderung gelap (tan) dengan undertone warm to golden warm.
- 24 Warm: untuk kulit tan dengan undertone warm.
Menurut Nurilab, produk ini dapat menutup jerawat dan bekasnya dalam 5 detik sekaligus membantu merawat bekas jerawat. Dalam uji klinis Nurilab pada subjek Indonesia di laboratorium fasilitas produksi, noda gelap (PIH) turun 12% dan noda merah (PIE) turun 22% dalam 14 hari. Hasil dapat berbeda pada tiap orang.
Sebagai pendamping, bersihkan wajah dengan 3X Defense Gentle Cleansing Gel dan lindungi bekas jerawat dengan sunscreen seperti Hy Glow, Bye UV! atau Hy Matte, Bye UV!.
CorrecTone tersedia di nurilab.id, Shopee Mall, TikTok Shop, dan Lazada Mall. Setiap pembelian disertai akses konsultasi dengan dermatolog Nurilab, dan harga terbaru bisa dicek di toko resmi. Ingat, concealer menutup tampilan, bukan menggantikan perawatan. Jika jerawat terasa nyeri atau tidak membaik, periksakan ke dokter kulit.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau saran dokter. Klaim hasil produk Nurilab berasal dari uji internal Nurilab pada jumlah subjek terbatas, sesuai halaman produk resmi saat artikel ini disusun, dan hasil dapat berbeda pada setiap orang. Pilihan shade dapat berbeda tergantung kondisi kulit dan pencahayaan, jadi coba dulu sebelum memakainya secara luas.