by Lugi Nurilab | Apr 22, 2025 | Makeup and Skincare, Self-Care & Wellness
Jerawat adalah masalah kulit yang umum dialami oleh banyak orang, dan berbagai metode digunakan untuk mengatasi kondisi ini, salah satunya adalah dengan melakukan facial. Perawatan facial khusus untuk jerawat dirancang untuk membersihkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, dan menghilangkan sel-sel kulit mati yang dapat memicu munculnya jerawat. Berikut ini adalah beberapa manfaat facial dalam menangani jerawat berdasarkan berbagai sumber yang kredibel.
1. Pembersihan Mendalam (Deep Cleansing)
Facial untuk kulit berjerawat umumnya melibatkan proses pembersihan mendalam. Proses ini membantu membersihkan kotoran, minyak berlebih, dan sisa-sisa makeup yang tersumbat di pori-pori. Teknik seperti penguapan (steam) sering digunakan untuk membuka pori-pori dan memudahkan pengangkatan komedo dan kotoran yang menyumbat .
2. Pengelupasan Kulit (Exfoliation)
Proses pengelupasan membantu menghilangkan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Pada facial untuk kulit berjerawat, sering digunakan exfoliator kimia atau scrub khusus yang dirancang untuk kulit sensitif . Beberapa facial juga menggunakan asam salisilat atau glycolic acid yang terbukti efektif dalam mengurangi jerawat .
3. Mengurangi Minyak Berlebih
Salah satu penyebab utama jerawat adalah produksi minyak berlebih (sebum) di kulit. Facial untuk jerawat dapat membantu mengontrol produksi minyak dengan menggunakan produk-produk yang menyeimbangkan kadar minyak di kulit. Proses ini membantu mencegah pori-pori tersumbat yang sering menjadi awal mula munculnya jerawat .
4. Mengatasi Peradangan dan Kemerahan
Facial untuk kulit berjerawat juga sering melibatkan penggunaan masker khusus yang dapat menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan meredakan kemerahan. Produk yang mengandung bahan anti-inflamasi seperti tea tree oil, aloe vera, dan chamomile sering digunakan dalam proses ini .
5. Ekstraksi Komedo
Salah satu bagian penting dalam facial jerawat adalah ekstraksi komedo, baik yang berupa whiteheads maupun blackheads. Teknik ini memerlukan keterampilan khusus untuk memastikan bahwa komedo dikeluarkan dengan aman tanpa merusak kulit atau meninggalkan bekas luka .
6. Peningkatan Sirkulasi Darah
Facial juga membantu meningkatkan sirkulasi darah di wajah, yang penting untuk memberikan nutrisi dan oksigen yang cukup ke sel-sel kulit. Hal ini dapat mempercepat proses regenerasi sel dan membantu kulit sembuh lebih cepat dari jerawat .
7. Penerapan Produk yang Tepat
Facial untuk jerawat biasanya menggunakan produk skincare yang diformulasikan khusus untuk jenis kulit yang mudah berjerawat. Produk ini dapat meliputi serum, pelembap, dan masker yang memiliki bahan aktif seperti asam salisilat, benzoyl peroxide, atau niacinamide yang sudah terbukti dapat mengatasi jerawat .
8. Solusi Alternatif Seperti Nurilab Acne Conclearing
Jika ingin melengkapi perawatan facial dengan solusi lain, produk seperti Nurilab Acne Conclearing dapat menjadi alternatif. Produk ini dikenal karena formula lembutnya yang tidak mengiritasi kulit, membantu mengatasi jerawat dengan cara yang lebih aman dan efektif .
Kesimpulan
Facial adalah salah satu metode perawatan kulit yang bisa efektif dalam mengatasi jerawat jika dilakukan dengan benar. Dengan pembersihan mendalam, pengelupasan kulit, pengurangan minyak berlebih, dan penggunaan produk yang tepat, facial dapat membantu menjaga kulit tetap bersih dan mencegah timbulnya jerawat. Namun, penting untuk memilih facial yang sesuai dengan jenis kulit dan dilakukan oleh ahli untuk hasil yang optimal.
Referensi:
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Apr 18, 2025 | Makeup and Skincare
Memiliki kulit berjerawat dan berminyak bukan berarti tidak bisa tampil percaya diri dengan riasan. Justru dengan teknik makeup yang tepat dan produk yang sesuai, kamu tetap bisa mendapatkan tampilan segar, ringan, dan tidak memperparah kondisi kulit. Dalam artikel ini, kami membagikan panduan lengkap makeup ringan yang aman dan cocok untuk pemilik kulit berjerawat serta berminyak.
Kenali Dulu Kondisi Kulitmu
Sebelum mengaplikasikan makeup, penting untuk memahami kondisi kulit. Kulit berminyak cenderung menghasilkan sebum berlebih, sehingga mudah terlihat mengilap dan rentan terhadap jerawat. Sementara kulit berjerawat memerlukan perhatian khusus agar tidak iritasi akibat penggunaan produk makeup yang terlalu berat atau comedogenic (menyumbat pori).
Langkah-Langkah Makeup Ringan untuk Kulit Berjerawat & Berminyak
1. Bersihkan Wajah dengan Lembut
Sebelum memulai makeup, pastikan wajah bersih dari minyak, debu, dan kotoran. Gunakan facial wash yang lembut, bebas alkohol, dan tidak membuat kulit terlalu kering.
2. Gunakan Toner yang Menyeimbangkan
Toner membantu menyeimbangkan pH kulit dan mengontrol minyak berlebih. Pilih toner dengan kandungan seperti niacinamide atau witch hazel yang aman untuk kulit berminyak dan berjerawat.
3. Pelembap Wajib, Tapi Pilih yang Ringan
Pelembap penting meskipun kulitmu berminyak. Pilih pelembap berbahan dasar air (water-based), berlabel non-comedogenic, dan cepat menyerap. Ini akan menjaga kelembapan kulit dan membuat makeup lebih menempel.
4. Gunakan Sunscreen Matte-Finish
Sunscreen dengan hasil akhir matte akan membantu mengurangi kilap berlebih sepanjang hari. Pilih yang memiliki SPF minimal 30 dan tekstur gel atau ringan.
5. Primer untuk Kontrol Minyak
Primer berfungsi sebagai lapisan pelindung antara kulit dan makeup, sekaligus mengurangi tampilan pori dan mengontrol produksi minyak. Gunakan hanya di area T-zone jika kulitmu kombinasi.
6. Pilih Foundation atau BB Cream Non-Comedogenic
Gunakan foundation ringan atau BB cream yang bebas minyak dan non-comedogenic. Hindari produk dengan coverage terlalu tinggi karena bisa menyumbat pori dan memperparah jerawat.
7. Gunakan Bedak Tabur, Bukan Padat
Bedak tabur lebih cocok untuk kulit berminyak karena membantu menyerap minyak dan terasa ringan di kulit. Pilih translucent powder dengan formula bebas pewangi dan tidak menyumbat pori.
8. Blush On & Eyeshadow? Pilih yang Powder
Untuk pemilik kulit berminyak, produk berbasis powder lebih disarankan dibandingkan cream karena lebih tahan lama dan tidak memperparah kilap.
9. Gunakan Setting Spray Anti-Sebum
Setting spray membantu makeup bertahan lebih lama dan mengurangi produksi minyak. Pilih yang memang diformulasikan untuk kulit berminyak.
Tips Tambahan agar Makeup Tidak Memicu Jerawat
- Hindari penggunaan spons atau brush kotor – selalu cuci secara rutin.
- Lepas makeup segera setelah beraktivitas – jangan menunda double cleansing.
- Jangan layering terlalu banyak produk – semakin ringan, semakin baik untuk kulit berjerawat.
Rekomendasi Skincare Pendukung dari Nurilab
Agar makeup ringan dapat bekerja maksimal dan kulit tetap sehat, rawatlah kulit dengan produk yang sesuai. Nurilab menghadirkan solusi skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang diformulasikan dengan bahan aktif seperti Salicylic Acid, dan Niacinamide.
Cek rangkaian produk Nurilab skincare harian yang cocok digunakan sebelum makeup, maupun saat malam hari untuk pemulihan kulit dari jerawat. Check out sekarang!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Apr 17, 2025 | Lifestyle & Nutrition, Self-Care & Wellness
Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami oleh remaja. Selain karena faktor hormonal, ternyata beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele juga dapat memperparah kondisi kulit berjerawat. Artikel ini membahas tujuh kebiasaan yang sering tidak disadari dan bagaimana cara mengatasinya agar kulit tetap sehat dan bebas jerawat.
1. Jarang Cuci Muka Setelah Beraktivitas
Banyak remaja melewatkan cuci muka setelah pulang sekolah, berolahraga, atau setelah seharian beraktivitas di luar rumah. Keringat, debu, dan minyak bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat jika tidak segera dibersihkan.
Solusi: Cuci wajah dua kali sehari dengan facial wash yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena bisa membuat kulit kering dan memproduksi lebih banyak minyak.
2. Terlalu Sering Menyentuh Wajah
Kebiasaan menyentuh wajah tanpa sadar, seperti saat menatap layar atau berpikir, bisa memindahkan kuman dan kotoran dari tangan ke wajah. Ini bisa memperparah jerawat, apalagi jika kulit sudah sensitif.
Solusi: Biasakan mencuci tangan sebelum menyentuh wajah dan hindari kebiasaan menyandarkan wajah ke tangan.
3. Tidak Membersihkan Gadget (HP & Earphone)
Layar ponsel dan earphone adalah sarang bakteri. Saat digunakan, permukaan ini bersentuhan langsung dengan kulit wajah dan bisa memicu jerawat di area pipi dan rahang.
Solusi: Bersihkan permukaan ponsel secara rutin dengan tisu antibakteri dan hindari penggunaan earphone terlalu lama.
4. Tidak Mengganti Sarung Bantal Secara Rutin
Sarung bantal menyerap minyak, keringat, dan sisa produk rambut yang bisa berpindah ke wajah saat tidur. Jika jarang diganti, sarung bantal bisa jadi pemicu utama jerawat di area pipi dan dahi.
Solusi: Ganti sarung bantal minimal seminggu sekali, dan pilih bahan yang lembut dan menyerap keringat.
5. Menggunakan Produk Rambut yang Menyentuh Wajah
Hair spray, gel, atau pomade yang mengenai kulit wajah bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, terutama di area dahi dan pelipis.
Solusi: Saat menggunakan produk rambut, pastikan tidak mengenai wajah dan segera cuci muka setelah selesai styling.
6. Stres Berlebihan dan Kurang Tidur
Stres dan kurang tidur memicu produksi hormon kortisol yang bisa memperburuk kondisi jerawat. Selain itu, saat kurang tidur, regenerasi kulit juga terganggu.
Solusi: Cukup tidur 7–9 jam setiap malam dan cari aktivitas yang bisa membantu mengelola stres, seperti olahraga ringan atau journaling.
7. Malas Menghapus Makeup atau Sunscreen
Sunscreen dan makeup yang tidak dibersihkan dengan benar bisa menyumbat pori-pori. Ini menjadi salah satu penyebab umum munculnya jerawat, terutama jika tidak double cleansing.
Solusi: Lakukan double cleansing setiap malam, terlebih jika kamu menggunakan produk yang tahan air atau berlapis-lapis.
Rekomendasi Skincare Aman untuk Remaja dari Nurilab
Untuk membantu merawat kulit remaja yang rentan berjerawat, Nurilab menghadirkan produk skincare yang diformulasikan khusus dengan bahan aktif ringan seperti Salicylic Acid, dan Niacinamide. Produk Nurilab aman digunakan sehari-hari dan tidak menyumbat pori.
Cek produk lengkapnya di bawah ini dan temukan solusi terbaik untuk kulitmu. Checkout Sekarang!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Apr 16, 2025 | Makeup and Skincare
Masa remaja adalah waktu penuh perubahan, baik secara fisik maupun emosional. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah kondisi kulit, terutama munculnya jerawat. Tak heran jika banyak remaja mulai penasaran dengan dunia skincare. Namun, informasi yang beredar sering kali membingungkan. Untuk itu, berikut adalah kumpulan pertanyaan umum dari remaja tentang jerawat dan perawatan kulit, dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami dan ilmiah.
1. Kenapa sih jerawat sering muncul saat remaja?
Jerawat pada remaja terjadi karena perubahan hormon, khususnya hormon androgen, yang meningkat saat pubertas. Hormon ini merangsang produksi minyak (sebum) berlebih di kulit, yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Selain itu, stres, pola makan, dan kebersihan kulit juga bisa memperparah kondisi jerawat.
2. Apakah semua jenis jerawat itu sama?
Tidak. Jerawat memiliki beberapa jenis, seperti:
- Komedo putih (whitehead): pori-pori tertutup minyak dan sel kulit mati.
- Komedo hitam (blackhead): mirip whitehead, tapi pori terbuka sehingga teroksidasi.
- Papula: benjolan merah kecil yang terasa nyeri.
- Pustula: seperti papula tapi berisi nanah.
- Nodul & Kista: jerawat besar dan dalam, sering meninggalkan bekas.
Masing-masing jenis butuh perawatan yang berbeda, jadi penting mengenali tipe jerawat yang dialami.
3. Bolehkah pakai skincare kalau masih remaja?
Boleh banget! Justru penting untuk mulai merawat kulit sejak dini agar kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah. Namun, pilihlah skincare yang lembut, ringan, dan sesuai usia. Hindari produk dengan bahan aktif tinggi atau terlalu banyak step yang bisa membuat kulit iritasi.
4. Apa saja skincare basic yang aman untuk remaja?
Untuk pemula, cukup 3–4 langkah dasar:
- Facial wash: bersihkan wajah 2x sehari dengan pembersih lembut.
- Moisturizer: jaga kelembapan kulit meskipun kulitmu berminyak.
- Sunscreen: wajib digunakan setiap pagi agar kulit terlindungi dari sinar UV.
- Spot treatment (opsional): jika ada jerawat aktif, gunakan produk anti-jerawat pada area tertentu.
5. Jerawatku muncul setelah pakai skincare, itu purging atau breakout?
Purging adalah reaksi kulit terhadap bahan aktif seperti BHA, retinol, atau AHA, yang mempercepat pergantian sel. Biasanya terjadi di area yang biasa berjerawat, dan akan membaik dalam 2–4 minggu.
Breakout adalah reaksi negatif karena produk tidak cocok dengan kulit, biasanya jerawat muncul di area baru, disertai kemerahan, gatal, atau perih.
Kalau jerawat makin parah setelah lebih dari sebulan, kemungkinan besar itu bukan purging tapi breakout.
6. Apakah makanan bisa bikin jerawatan?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi gula, susu sapi, dan makanan olahan bisa memperburuk jerawat pada sebagian orang. Meski tidak semua orang akan bereaksi sama, ada baiknya mengurangi junk food dan perbanyak makan sayur, buah, dan air putih.
7. Apa pentingnya sunscreen untuk remaja?
Sunscreen bukan cuma untuk menghindari kulit gelap, tapi untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV, termasuk noda hitam, penuaan dini, dan memperburuk bekas jerawat. Jadi, meskipun masih muda, kamu tetap perlu sunscreen setiap hari.
8. Bagaimana cara mencegah bekas jerawat?
- Jangan pencet jerawat!
- Gunakan skincare dengan bahan seperti niacinamide, centella asiatica, atau vitamin C.
- Selalu gunakan sunscreen agar bekas jerawat tidak makin gelap.
Rekomendasi Produk Skincare Aman untuk Remaja
Memilih skincare yang aman dan efektif sangat penting untuk kulit remaja. Rangkaian produk dari Nurilab diformulasikan khusus untuk kebutuhan kulit remaja:
- Aman untuk kulit sensitif dan berjerawat
- Bebas alkohol dan parfum berlebihan
- Mengandung bahan aktif ringan seperti Niacinamide, Aloe Vera, dan Salicylic Acid
Temukan rangkaian skincare Nurilab dibawah ini untuk mulai perjalanan kulit sehatmu dari sekarang. Check out semuanya!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Apr 15, 2025 | Blog
Kulit berjerawat dan bekas jerawat merupakan dua tantangan kulit yang sering dialami oleh remaja hingga dewasa. Keduanya membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda, namun saling berkaitan karena pengobatan jerawat yang kurang tepat justru bisa meninggalkan bekas lebih lama. Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebab, cara merawat, hingga rutinitas skincare yang tepat untuk mengatasi kedua masalah tersebut.
Apa Penyebab Jerawat dan Bekasnya?
Jerawat terbentuk ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih (sebum), sel kulit mati, dan bakteri. Faktor-faktor seperti hormon, stres, pola makan, dan produk skincare yang tidak cocok juga bisa memicu timbulnya jerawat.
Bekas jerawat muncul setelah jerawat sembuh, terutama jika jerawat dipencet atau meradang cukup parah. Bentuk bekasnya bisa berupa:
- Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH): noda coklat atau gelap di kulit.
- Post-Inflammatory Erythema (PIE): noda kemerahan.
- Bekas bopeng (atrophic scar): jaringan parut yang menyebabkan kulit tidak rata.
Cara Merawat Kulit Berjerawat Secara Aman
1. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut
Pilih facial wash dengan kandungan non-komedogenik dan bebas alkohol. Hindari sabun yang membuat kulit terasa “ketarik”, karena bisa memicu produksi minyak berlebih.
2. Jangan Lewatkan Pelembap
Kulit berjerawat tetap membutuhkan kelembapan. Gunakan pelembap yang ringan, bebas minyak, dan mengandung bahan menenangkan seperti aloe vera atau centella asiatica.
3. Gunakan Bahan Aktif Anti-Jerawat
Beberapa bahan aktif yang terbukti efektif untuk jerawat:
- Salicylic Acid (BHA): membersihkan pori dari dalam.
- Niacinamide: menenangkan kulit dan mengontrol produksi minyak.
- Benzoyl Peroxide: membunuh bakteri penyebab jerawat (gunakan sesuai dosis).
- Tea Tree Oil: anti-inflamasi alami.
Gunakan secara bertahap dan perhatikan reaksi kulit.
4. Jangan Memencet Jerawat
Kebiasaan ini memperburuk peradangan dan meningkatkan risiko bekas jerawat. Gunakan spot treatment atau konsultasikan ke dokter kulit jika jerawat tidak membaik.
Cara Mengatasi Bekas Jerawat
1. Gunakan Produk Pencerah Kulit
Untuk mengatasi noda hitam atau kemerahan akibat bekas jerawat, gunakan bahan seperti:
- Alpha Arbutin
- Vitamin C
- Licorice extract
- Tranexamic Acid
2. Rutin Eksfoliasi
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan mendorong regenerasi kulit. Gunakan chemical exfoliants (AHA/BHA) maksimal 2x seminggu untuk hasil optimal tanpa iritasi.
3. Gunakan Sunscreen Setiap Hari
Paparan sinar UV memperparah bekas jerawat, terutama noda hitam. Gunakan sunscreen minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung atau di dalam ruangan.
4. Perawatan Medis (Opsional)
Jika bekas jerawat berbentuk bopeng dalam, perawatan seperti microneedling, chemical peeling, atau laser di bawah pengawasan dermatolog bisa jadi solusi jangka panjang.
Rutinitas Skincare Sederhana untuk Kulit Berjerawat
Pagi:
- Facial wash lembut
- Toner (opsional)
- Serum niacinamide / vitamin C
- Pelembap ringan
- Sunscreen SPF 30+
Malam:
- Facial wash
- Exfoliant (2x seminggu)
- Serum anti jerawat / pencerah
- Pelembap
Rekomendasi Skincare yang Tepat
Untuk kamu yang ingin mulai merawat kulit berjerawat dan bekasnya dengan lebih efektif dan aman, produk dari Nurilab bisa jadi pilihan yang tepat. Rangkaian produk Nurilab diformulasikan khusus untuk kulit remaja dan dewasa muda dengan:
- Bahan aktif lembut dan non-iritatif
- Cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat
- Sudah teruji secara dermatologis
Cek produk lengkapnya di bawah ini dan temukan solusi terbaik untuk kulitmu. Checkout Sekarang!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-