by Lugi Nurilab | Mar 10, 2025 | Lifestyle & Nutrition, Makeup and Skincare
Puasa di bulan Ramadan membawa banyak manfaat spiritual dan kesehatan, namun juga dapat berdampak pada kondisi kulit. Perubahan pola makan, kurangnya asupan cairan, dan perubahan jam tidur sering kali membuat kulit tampak kusam, kering, dan kurang bercahaya. Di sinilah pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan rutinitas skincare yang konsisten, terutama selama berpuasa.
Artikel ini akan membahas mengapa penggunaan skincare saat puasa sangat penting, apa saja dampaknya jika diabaikan, serta langkah-langkah sederhana merawat kulit agar tetap sehat dan glowing sepanjang Ramadan.
Mengapa Kulit Membutuhkan Perawatan Ekstra Saat Puasa?
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan air dan nutrisi selama lebih dari 12 jam. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi ringan yang berpengaruh langsung pada kulit.
Beberapa dampak umum yang dirasakan pada kulit saat puasa antara lain:
- Kulit kering dan bersisik
- Wajah tampak kusam dan tidak segar
- Produksi minyak tidak seimbang (terlalu banyak atau terlalu sedikit)
- Munculnya jerawat karena stres dan kurang tidur
Kondisi-kondisi ini bisa dicegah atau diminimalisir dengan menjaga hidrasi tubuh dan menggunakan skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
Manfaat Skincare Saat Puasa
1. Menjaga Hidrasi Kulit
Produk skincare seperti moisturizer dan hydrating toner membantu menjaga kelembapan alami kulit dari luar, terutama ketika asupan cairan dari dalam tubuh berkurang.
2. Mencegah Jerawat dan Iritasi
Dengan membersihkan wajah secara rutin dan menggunakan produk yang mengandung bahan anti-inflamasi atau antibakteri, Anda dapat mencegah munculnya jerawat yang sering terjadi karena perubahan hormon atau pola tidur saat puasa.
3. Menjaga Skin Barrier
Skin barrier adalah lapisan pelindung kulit yang berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran dan bakteri. Pemakaian serum dengan kandungan ceramide, niacinamide, atau panthenol dapat memperkuat skin barrier selama Ramadan.
4. Membantu Proses Regenerasi Sel Kulit
Malam hari adalah waktu terbaik untuk pemulihan kulit. Saat puasa, perawatan malam yang tepat seperti penggunaan retinol, peptide, atau sleeping mask akan mendukung proses regenerasi agar kulit tetap segar keesokan harinya.
Rutinitas Skincare Selama Puasa
Berikut adalah langkah-langkah sederhana namun efektif yang bisa Anda terapkan:
Pagi Hari (Setelah Sahur):
- Gentle facial wash
- Hydrating toner
- Serum antioksidan (seperti vitamin C)
- Moisturizer ringan
- Sunscreen SPF 30 atau lebih
Malam Hari (Sebelum Tidur):
- Double cleansing (cleansing oil + facial wash)
- Exfoliating toner (2–3 kali seminggu)
- Serum sesuai kebutuhan kulit
- Moisturizer malam yang lebih rich
- Eye cream dan sleeping mask (opsional)
Konsistensi adalah kunci. Skincare tidak harus rumit, tetapi harus disesuaikan dengan kondisi kulit dan dijalankan secara teratur.
Rekomendasi Produk Skincare dari Nurilab
Untuk membantu menjaga kesehatan kulit selama puasa, Anda dapat mencoba produk-produk dari Nurilab yang diformulasikan khusus untuk kulit remaja dan dewasa muda. Rangkaian produk Nurilab dirancang untuk:
- Menghidrasi kulit tanpa membuatnya berminyak
- Merawat jerawat dan bekasnya dengan bahan aktif seperti niacinamide dan salicylic acid
- Menyeimbangkan pH kulit agar tetap sehat sepanjang hari
Produk Nurilab bisa ditemukan di website resmi dan marketplace kesayangan Anda. Temukan produk yang paling cocok dengan kebutuhan kulitmu dan nikmati Ramadan dengan kulit sehat dan bercahaya!
Jaga ibadah, rawat kulitmu. Karena puasa bukan alasan untuk membiarkan kulitmu kehilangan sinarnya.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Mar 7, 2025 | Lifestyle & Nutrition, Self-Care & Wellness
Saat bulan Ramadan, rutinitas harian, termasuk pola makan, mengalami perubahan signifikan. Tidak hanya memengaruhi energi dan konsentrasi, pola makan saat sahur dan berbuka juga berdampak langsung pada kesehatan kulit. Kulit yang sehat memerlukan asupan nutrisi yang seimbang, hidrasi yang cukup, serta waktu istirahat yang berkualitas—semua itu sangat dipengaruhi oleh bagaimana kita mengatur sahur dan berbuka.
Mengapa Nutrisi dari Makanan Mempengaruhi Kulit?
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang sangat bergantung pada pasokan nutrisi dari dalam. Kekurangan vitamin, mineral, atau cairan bisa memicu berbagai masalah kulit seperti kekusaman, jerawat, hingga penuaan dini. Saat puasa, tubuh hanya mendapatkan nutrisi dalam dua momen utama: sahur dan berbuka. Jika pilihan makanan pada dua waktu ini tidak sehat, kulit bisa menjadi korban pertama yang merasakannya.
Pengaruh Pola Makan Saat Sahur terhadap Kulit
Sahur adalah momen penting untuk mempersiapkan tubuh bertahan hingga waktu berbuka. Asupan makanan yang dipilih saat sahur dapat berdampak langsung pada kelembapan dan elastisitas kulit.
1. Kurangnya Hidrasi
Banyak orang hanya minum satu gelas air saat sahur. Padahal, tubuh memerlukan asupan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi, yang dapat menyebabkan kulit tampak kering dan kusam.
2. Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan
Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan seperti roti putih atau sereal manis dapat meningkatkan produksi minyak berlebih dan menyebabkan jerawat.
3. Kurangnya Asupan Serat dan Antioksidan
Sayur dan buah sering kali terlupakan saat sahur. Padahal, keduanya mengandung antioksidan dan vitamin penting seperti vitamin C dan E yang membantu menjaga elastisitas kulit dan melawan radikal bebas.
Pengaruh Pola Makan Saat Berbuka terhadap Kulit
Setelah seharian berpuasa, godaan untuk menyantap makanan berlemak dan manis sering kali tak tertahankan. Namun, pilihan berbuka yang buruk dapat memicu peradangan kulit.
1. Konsumsi Makanan Berminyak
Gorengan dan makanan cepat saji tinggi lemak jenuh dapat memicu inflamasi pada kulit dan memperparah jerawat.
2. Minuman Manis Berlebihan
Sirup, teh manis, atau minuman bersoda mengandung gula tinggi yang bisa memicu glikasi, yaitu proses yang merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit.
3. Kurangnya Asupan Protein dan Lemak Sehat
Protein seperti ikan, ayam, dan telur penting untuk regenerasi sel kulit. Begitu pula lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun yang menjaga kelembapan kulit dari dalam.
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Selama Puasa Lewat Pola Makan
- Minum air putih minimal 6–8 gelas antara berbuka hingga sahur.
- Konsumsi buah-buahan tinggi air seperti semangka, melon, dan jeruk.
- Pilih sumber protein tanpa lemak untuk mendukung perbaikan jaringan kulit.
- Batasi konsumsi gorengan dan makanan instan yang memicu peradangan.
- Masukkan sayuran hijau ke dalam menu sahur dan berbuka untuk antioksidan alami.
Rekomendasi Produk Nurilab untuk Kulit Sehat Selama Ramadan
Meskipun pola makan sudah dijaga, perawatan kulit dari luar tetap penting untuk hasil yang maksimal. Nurilab menghadirkan rangkaian produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk kulit remaja dan kulit berjerawat. Diperkaya dengan bahan aktif seperti tea tree, niacinamide, dan salicylic acid, produk-produk Nurilab membantu menjaga kelembapan kulit, merawat jerawat, serta menjaga keseimbangan minyak di wajah selama bulan puasa.
Kombinasikan perawatan dari dalam dengan pola makan sehat dan perawatan dari luar dengan produk yang tepat agar kulit tetap glowing sepanjang Ramadan. Temukan produk Nurilab yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu di bawah ini.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Mar 6, 2025 | Lifestyle & Nutrition, Makeup and Skincare
Bulan puasa bukan hanya momen untuk menjaga hati dan pola makan, tapi juga waktu yang tepat untuk memperhatikan kesehatan kulit. Perubahan pola tidur, asupan cairan yang berkurang, serta aktivitas di bawah sinar matahari bisa membuat kulit terasa lebih kering, kusam, bahkan rentan iritasi. Untuk itu, penting memiliki rutinitas skincare pagi dan malam yang tepat selama Ramadan agar kulit tetap sehat, lembap, dan bercahaya.
Mengapa Rutinitas Skincare Perlu Disesuaikan Saat Puasa?
Selama berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi ringan karena tidak ada asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini bisa berdampak langsung pada kelembapan kulit. Selain itu, metabolisme tubuh yang melambat, kurang tidur akibat sahur, dan stres bisa memicu jerawat atau membuat wajah terlihat lelah. Maka, rutinitas perawatan kulit harus fokus pada hidrasi, perlindungan, dan pemulihan.
Rutinitas Skincare Pagi Selama Puasa
Rutinitas pagi berfungsi untuk mempersiapkan kulit menghadapi aktivitas harian dan menjaga pertahanan alami kulit.
1. Gentle Cleanser
Gunakan pembersih wajah dengan formula ringan dan non-stripping agar tidak menghilangkan minyak alami kulit. Pilih yang bebas alkohol dan memiliki kandungan menenangkan seperti chamomile atau centella asiatica.
2. Hydrating Toner
Tonik berfungsi menyeimbangkan pH kulit dan memberikan kelembapan awal sebelum memakai serum. Hindari toner dengan kandungan alkohol tinggi yang bisa memperparah kekeringan kulit.
3. Serum dengan Antioksidan
Gunakan serum yang mengandung vitamin C, niacinamide, atau ferulic acid untuk melindungi kulit dari radikal bebas, memperbaiki tekstur kulit, dan mencerahkan kulit yang tampak kusam akibat kurang tidur.
4. Moisturizer
Pilih pelembap dengan kandungan hyaluronic acid, ceramide, atau squalane yang dapat menghidrasi secara mendalam. Tekstur gel bisa menjadi pilihan untuk kulit berminyak, sementara krim cocok untuk kulit kering.
5. Sunscreen
Langkah paling penting: gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan jika kamu hanya beraktivitas di dalam ruangan. Sinar matahari tetap bisa menembus jendela dan mempercepat penuaan dini.
Rutinitas Skincare Malam Selama Puasa
Pada malam hari, kulit mengalami proses regenerasi. Inilah waktu terbaik untuk memperbaiki dan menutrisi kulit secara intensif.
1. Double Cleansing
Bersihkan wajah dari sisa makeup, debu, dan sunscreen dengan cleansing oil atau micellar water, lalu lanjutkan dengan facial wash yang lembut.
2. Exfoliating (2–3 kali seminggu)
Gunakan exfoliant berbahan PHA, AHA, atau enzim buah untuk mengangkat sel kulit mati. Jangan lakukan eksfoliasi setiap malam agar tidak merusak skin barrier.
3. Hydrating Toner atau Essence
Gunakan toner atau essence yang melembapkan untuk mempersiapkan kulit menerima nutrisi dari serum dan krim malam.
4. Serum Repair
Gunakan serum malam yang fokus pada perbaikan seperti retinol ringan, peptide, atau madecassoside untuk meredakan kemerahan dan mempercepat regenerasi kulit.
5. Night Cream
Pilih krim malam yang kaya nutrisi dan dapat memperbaiki skin barrier. Untuk kulit kering, gunakan formula yang mengandung ceramide dan panthenol.
6. Lip Balm dan Eye Cream
Jangan lupakan bibir dan area mata yang sering kering selama puasa. Gunakan lip balm dan krim mata sebelum tidur untuk menjaga kelembapan.
Tips Tambahan untuk Menjaga Kulit Selama Puasa
- Konsumsi air putih yang cukup antara berbuka hingga sahur.
- Hindari terlalu banyak makanan manis dan berminyak.
- Tidur cukup untuk mencegah mata panda dan jerawat hormonal.
- Konsumsi buah-buahan kaya air dan vitamin seperti semangka, jeruk, dan timun.
Rekomendasi Produk dari Nurilab
Untuk kamu yang ingin menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi selama Ramadan, rangkaian skincare dari Nurilab bisa menjadi solusi tepat. Produk-produk Nurilab diformulasikan khusus untuk kulit tropis dan mengandung bahan-bahan aktif seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan tea tree extract yang aman digunakan pagi dan malam hari. Baik kamu memiliki kulit berminyak, kombinasi, atau kering, Nurilab menawarkan solusi perawatan kulit yang praktis dan efektif.
Dengan rutinitas skincare pagi dan malam yang teratur serta pemilihan produk yang tepat, kamu bisa tetap tampil glowing meskipun sedang berpuasa. Jangan lupa, kunci utama kulit sehat adalah konsistensi dan gaya hidup yang seimbang.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Mar 5, 2025 | Lifestyle & Nutrition, Self-Care & Wellness
Puasa adalah momen yang sangat bermakna, tetapi sering kali berdampak pada kondisi kulit, terutama bagi mereka yang tidak cukup minum air putih selama sahur dan berbuka. Salah satu efek yang paling umum dirasakan adalah kulit kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya akibat dehidrasi. Artikel ini akan membahas penyebab, tanda-tanda, dan cara efektif untuk mengatasi masalah kulit yang timbul selama menjalani puasa, agar kamu tetap tampil segar dan sehat sepanjang hari.
Mengapa Kulit Menjadi Kering Saat Puasa?
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Hal ini dapat menurunkan kadar kelembapan alami kulit karena hidrasi tubuh sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit. Selain itu, asupan nutrisi yang kurang seimbang selama sahur dan berbuka juga bisa memperparah kondisi kulit yang kusam dan kering. Kurangnya vitamin C, E, dan asam lemak esensial dapat menghambat regenerasi sel dan menyebabkan kulit tampak lelah.
Ciri-Ciri Kulit Mengalami Dehidrasi
Penting untuk mengenali tanda-tanda kulit yang mengalami dehidrasi selama puasa:
- Kulit terasa tertarik atau kencang setelah mencuci wajah.
- Tekstur kulit tampak kasar dan tidak merata.
- Wajah terlihat kusam dan kehilangan cahaya alami.
- Muncul garis-garis halus akibat kekurangan kelembapan.
- Iritasi ringan atau kemerahan pada kulit sensitif.
Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, kemungkinan besar kulitmu sedang mengalami dehidrasi ringan hingga sedang.
Tips Mengatasi Kulit Kering dan Kusam Saat Puasa
1. Maksimalkan Asupan Cairan Saat Sahur dan Berbuka
Pastikan kamu mengonsumsi cukup air putih minimal 8 gelas sehari, yang dibagi antara waktu berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein berlebih karena bersifat diuretik dan bisa mempercepat pengeluaran cairan tubuh.
2. Gunakan Produk Skincare yang Melembapkan
Selama berpuasa, pilih skincare yang fokus pada hidrasi seperti hydrating toner, moisturizer berbahan hyaluronic acid, dan serum pelembap. Kandungan seperti glycerin, aloe vera, dan ceramide juga sangat efektif mengunci kelembapan kulit.
3. Hindari Pembersih Wajah yang Terlalu Keras
Gunakan facial wash yang lembut dan bebas alkohol agar tidak mengikis minyak alami kulit. Pembersih wajah berbasis gel dengan pH seimbang dapat membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap sehat.
4. Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi
Utamakan makanan yang tinggi antioksidan dan vitamin seperti buah-buahan, sayur hijau, kacang-kacangan, dan ikan berlemak. Nutrisi ini membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini.
5. Gunakan Masker Hidrasi Secara Teratur
Aplikasikan masker pelembap minimal dua kali seminggu untuk memberi kelembapan ekstra. Masker berbahan dasar aloe vera atau sheet mask dengan essence yang kaya dapat menyegarkan kulit dengan cepat.
6. Hindari Paparan Matahari Langsung
Sinar UV dapat memperparah dehidrasi kulit. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, selalu gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30, dan reapply setiap 2–3 jam.
Rekomendasi Produk untuk Kulit Kering Saat Puasa
Untuk kamu yang sedang mencari produk skincare yang cocok untuk mengatasi kulit kering dan kusam saat puasa, kamu bisa mencoba rangkaian produk pelembap dari Nurilab. Dengan formulasi yang ringan namun kaya kandungan aktif seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan ceramide, produk Nurilab dirancang untuk menjaga kelembapan kulit tanpa membuatnya terasa berat, cocok digunakan pagi dan malam selama bulan puasa.
Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kulit tetap bisa sehat dan bercahaya meskipun sedang berpuasa. Selalu dengarkan kebutuhan kulitmu dan berikan nutrisi dari dalam dan luar secara seimbang.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Mar 4, 2025 | Ingredient Spotlight, Makeup and Skincare
Dalam dunia kecantikan, kesadaran akan pentingnya penggunaan produk skincare halal semakin meningkat. Skincare halal bukan hanya relevan bagi umat Muslim, tetapi juga bagi siapa saja yang mengutamakan keamanan dan kualitas bahan dalam produk perawatan kulit. Artikel ini akan membahas secara lengkap kriteria skincare halal, mengapa penting untuk memilihnya, dan bagaimana mengenali produk yang benar-benar halal.
Mengapa Skincare Halal Penting?
- Kepatuhan terhadap Nilai-Nilai Islam: Produk skincare halal dipastikan bebas dari bahan-bahan haram, seperti turunan babi dan alkohol yang tidak diperbolehkan.
- Aman dan Lembut untuk Kulit: Produk halal umumnya menggunakan bahan alami yang aman dan minim risiko iritasi, cocok untuk semua jenis kulit.
- Etika dan Keberlanjutan: Produk halal diproduksi tanpa uji coba pada hewan dan menggunakan bahan yang ramah lingkungan.
- Standar Produksi Tinggi: Produk halal melewati serangkaian pengujian dan kontrol kualitas ketat, termasuk uji klinis.
Kriteria Skincare Halal
1. Bahan-Bahan yang Digunakan
- Bebas dari Alkohol Haram: Hanya mengandung alkohol yang diizinkan dalam syariat Islam, seperti cetyl alcohol yang berasal dari tanaman.
- Tanpa Bahan dari Hewan Haram: Bahan seperti kolagen harus berasal dari sumber yang halal.
- Menggunakan Bahan Alami dan Organik: Kandungan seperti aloe vera, green tea, dan hyaluronic acid yang terbukti efektif dan aman.
2. Proses Produksi yang Halal
- Peralatan Produksi Bersih dan Terstandarisasi: Mencegah kontaminasi bahan haram.
- Tidak Melalui Proses yang Dilarang: Termasuk proses fermentasi dengan bahan haram dan penggunaan bahan hewani non-halal.
- Animal Cruelty Free : Kriteria produk halal tidak hanya ditentukan oleh bahan-bahannya, tetapi juga melalui proses pembuatannya. Pastikan produk yang Anda pilih memiliki label Animal Cruelty Free (ACF), yang menunjukkan bahwa skincare tersebut diproduksi tanpa melibatkan kekerasan atau pengujian pada hewan.
3. Melalui Proses Audit yang Ketat
- Proses Audit yang Ketat: Meliputi audit bahan baku, proses produksi hingga proses distribusi yang sesuai syariat islam.
4. Transparansi dan Kejujuran Produk
- Daftar Bahan yang Jelas: Setiap bahan yang digunakan harus dicantumkan dengan jelas.
- Informasi Produksi Terbuka: Proses produksi hingga distribusi harus dapat dipertanggungjawabkan.
5. Terdapat Label MUI dan Kode BPOM
- Memiliki label halal MUI : Jika skincare yang kamu gunakan memiliki label halal dari MUI, kamu bisa merasa tenang. Hal ini karena MUI telah melakukan verifikasi secara menyeluruh untuk memastikan produk tersebut aman dan halal digunakan.
- Memeriksa kode BPOM : Selain label halal dari MUI, jangan lupa untuk memeriksa kode BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) di website resmi BPOM. Produk dengan kode BPOM resmi menunjukkan bahwa produk tersebut telah lolos uji keamanan, mulai dari komposisi bahan hingga proses produksinya.
Tips Memilih Skincare Halal
- Cek Sertifikasi Halal Resmi: Pastikan produk telah mendapat sertifikat halal.
- Pelajari Komposisi Produk: Hindari bahan berbahaya dan haram.
- Periksa Latar Belakang Merek: Pilih merek yang dikenal memiliki komitmen terhadap produk halal.
- Baca Review Pengguna: Untuk mengetahui pengalaman orang lain terkait keamanan dan keefektifan produk.
Manfaat Menggunakan Skincare Halal
- Keamanan dan Kenyamanan: Produk halal umumnya lebih ramah di kulit dan minim risiko alergi.
- Mendukung Gaya Hidup Halal: Menjaga keselarasan antara perawatan diri dan nilai-nilai keagamaan.
- Kualitas dan Kredibilitas Terjamin: Produk halal telah melalui pengawasan yang ketat, menjamin kualitas dan keamanan.
Kesimpulan
Memahami kriteria skincare halal sangat penting untuk memastikan produk yang digunakan aman, berkualitas, dan sesuai dengan prinsip Islam. Pastikan selalu memeriksa sertifikasi halal, memahami bahan-bahan yang digunakan, dan memilih produk dari merek terpercaya. Dengan demikian, Anda dapat merawat kulit dengan tenang dan percaya diri, sekaligus mendukung gaya hidup halal yang sehat dan berkelanjutan.
PRODUCT RECOMENDATION
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-