by Lugi Nurilab | Mar 11, 2025 | Acne Solutions, Blog
Puasa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk detoksifikasi alami. Namun, sebagian orang justru mengalami masalah kulit seperti jerawat saat berpuasa. Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan pola makan, kurangnya asupan air, hingga perubahan hormon. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara mengatasi dan mencegah jerawat saat berpuasa.
Penyebab Jerawat Saat Berpuasa
Sebelum membahas cara mengatasinya, penting untuk mengetahui penyebab munculnya jerawat saat berpuasa:
- Kurangnya Asupan Cairan
Tubuh yang dehidrasi dapat menyebabkan kulit kering. Kulit kemudian memproduksi lebih banyak minyak (sebum) untuk mengimbanginya, yang dapat memicu jerawat.
- Perubahan Pola Makan
Mengonsumsi makanan berminyak, manis, dan pedas saat sahur dan berbuka puasa dapat memperburuk kondisi kulit dan memicu jerawat.
- Stres dan Kurang Tidur
Selama bulan puasa, jadwal tidur sering berubah. Kurang tidur dan stres dapat memicu produksi hormon kortisol, yang berkontribusi pada timbulnya jerawat.
- Kurangnya Perawatan Kulit
Aktivitas beribadah yang meningkat dan perubahan rutinitas bisa membuat seseorang lupa merawat kulit, seperti mencuci wajah sebelum tidur.
Cara Mengatasi Jerawat Saat Berpuasa
1. Jaga Keseimbangan Asupan Cairan
- Pastikan minum 8 gelas air selama waktu berbuka hingga sahur.
- Hindari minuman berkafein dan bergula tinggi yang dapat menyebabkan dehidrasi.
2. Konsumsi Makanan yang Sehat dan Bergizi
- Pilih makanan tinggi antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar.
- Konsumsi protein sehat seperti ikan dan kacang-kacangan untuk membantu regenerasi kulit.
- Kurangi makanan berminyak dan berlemak yang dapat memperparah jerawat.
3. Perawatan Kulit yang Konsisten
- Gunakan pembersih wajah yang lembut dua kali sehari, terutama setelah berbuka dan sebelum tidur.
- Aplikasikan pelembap non-komedogenik agar kulit tetap lembap tanpa menyumbat pori-pori.
- Gunakan tabir surya di siang hari untuk melindungi kulit dari sinar UV yang dapat memperparah jerawat.
4. Kurangi Stres dan Jaga Kualitas Tidur
- Lakukan relaksasi seperti meditasi atau yoga untuk mengurangi stres.
- Usahakan tidur cukup minimal 6-8 jam per hari, meski dengan jadwal yang berubah saat puasa.
5. Hindari Kebiasaan Menyentuh Wajah
- Tangan yang kotor dapat membawa bakteri ke wajah dan memperburuk jerawat.
- Jangan memencet jerawat karena dapat meninggalkan bekas luka.
Cara Mencegah Jerawat Saat Berpuasa
1. Rutin Membersihkan Wajah
- Bersihkan wajah setelah sahur dan sebelum tidur untuk mengangkat kotoran dan minyak.
2. Gunakan Skincare dengan Bahan Aktif yang Tepat
- Salicylic acid untuk mengatasi pori-pori tersumbat.
- Niacinamide untuk mengurangi peradangan dan mengontrol produksi minyak.
3. Hindari Produk Skincare yang Berat
- Pilih produk ringan dan non-komedogenik yang tidak menyumbat pori-pori.
4. Pola Makan yang Teratur dan Seimbang
- Konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah untuk mencegah lonjakan gula darah yang dapat memicu jerawat.
5. Olahraga Ringan Secara Teratur
- Olahraga seperti berjalan kaki setelah berbuka dapat membantu sirkulasi darah yang baik untuk kesehatan kulit.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Kulit?
Jika jerawat yang muncul saat puasa:
- Disertai nyeri hebat atau bengkak.
- Tidak kunjung membaik meski sudah melakukan perawatan mandiri.
- Menyebabkan bekas luka atau jaringan parut yang mengganggu.
Segera konsultasikan dengan dokter kulit kami untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kesimpulan
Mengatasi dan mencegah jerawat saat berpuasa memerlukan perhatian khusus terhadap pola makan, perawatan kulit, dan gaya hidup sehat. Dengan menerapkan tips-tips di atas, kulit tetap sehat dan bebas jerawat selama menjalankan ibadah puasa.
Ingatlah, kunci utama dalam merawat kulit saat berpuasa adalah keseimbangan antara perawatan luar dan dalam tubuh. Tetap terhidrasi, konsumsi makanan sehat, dan perawatan kulit yang tepat adalah langkah efektif untuk mencegah timbulnya jerawat.
FAQs (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah makan gorengan saat berbuka menyebabkan jerawat? Ya, makanan berminyak seperti gorengan dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit, yang dapat menyebabkan jerawat.
2. Bagaimana cara memilih pelembap untuk kulit berjerawat saat puasa? Pilih pelembap dengan label non-komedogenik, ringan, dan bebas minyak. Pelembap berbasis air juga cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.
3. Apakah boleh menggunakan masker wajah saat puasa? Boleh. Masker wajah yang mengandung bahan alami seperti tea tree oil atau clay dapat membantu mengontrol minyak dan mengurangi jerawat.
PRODUCT RECOMENDATION
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Feb 26, 2025 | Blog, Lifestyle & Nutrition, Self-Care & Wellness
Merawat kulit wajah tidak hanya bergantung pada skincare yang diaplikasikan secara eksternal, tetapi juga dipengaruhi oleh asupan makanan dan minuman. Nutrisi yang tepat sangat penting dalam menjaga kesehatan kulit, memperbaiki sel-sel yang rusak, mengurangi inflamasi, serta mempertahankan kelembapan. Artikel ini akan membahas lima bahan makanan dan minuman yang dapat membantu merawat kulit secara alami, berdasarkan panduan ahli kesehatan kulit.
1. Alpukat
Alpukat kaya akan lemak sehat, termasuk asam lemak omega-3, yang berperan dalam menjaga kulit tetap lembut, kenyal, dan terhidrasi. Kandungan vitamin E pada alpukat berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan mempercepat proses regenerasi sel. Kombinasi vitamin E dan lemak sehat menjadikan alpukat pilihan ideal untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
2. Kacang Almond
Kacang almond merupakan salah satu sumber vitamin E yang sangat baik untuk kulit. Vitamin E ini bertindak sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari efek buruk sinar UV dan polusi. Konsumsi almond secara teratur juga dapat membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak, mengurangi tanda-tanda penuaan, dan membuat kulit lebih halus serta bercahaya.
3. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan kuat, terutama polifenol, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan mampu melawan kerusakan kulit akibat sinar matahari. Antioksidan ini membantu mengurangi kemerahan dan iritasi pada kulit, serta melindunginya dari radikal bebas. Mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat memperbaiki kondisi kulit dan mempertahankan kecerahan alami kulit wajah.
4. Ikan Berlemak (Seperti Salmon)
Ikan berlemak, seperti salmon, sarden, dan mackerel, merupakan sumber asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Omega-3 membantu menjaga kelembapan kulit, mengurangi peradangan, dan melindungi kulit dari iritasi serta jerawat. Selain itu, ikan berlemak juga mengandung vitamin D, yang penting untuk keseimbangan hidrasi kulit. Dengan mengonsumsi ikan berlemak secara teratur, kulit tetap terjaga kelembutannya dan bebas dari masalah kulit seperti jerawat.
5. Wortel
Wortel kaya akan beta-karoten, yang diubah oleh tubuh menjadi vitamin A, salah satu nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan kulit. Vitamin A membantu mempercepat regenerasi sel-sel kulit dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Selain menjaga kulit tetap sehat, konsumsi wortel juga membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini, seperti garis halus dan keriput.
Kesimpulan
Merawat kulit tidak hanya membutuhkan produk skincare, tetapi juga nutrisi yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan memasukkan bahan-bahan seperti alpukat, kacang almond, teh hijau, ikan berlemak, dan wortel ke dalam diet Anda untuk dapat mendukung kesehatan kulit dari dalam.
Kombinasi perawatan luar dan dalam ini dapat membantu kulit tetap sehat, bercahaya, dan terlindungi dari berbagai kerusakan akibat faktor eksternal. Mulailah mengonsumsi makanan bernutrisi untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan bebas masalah.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Feb 19, 2025 | Blog
Belerang, atau sulfur, adalah bahan yang telah lama digunakan dalam dunia perawatan kulit. Dengan sifat antiseptik dan antibakterinya, belerang dikenal efektif untuk mengatasi berbagai masalah kulit, terutama jerawat. Artikel ini akan membahas manfaat belerang bagi kulit, cara penggunaannya agar lebih efektif, serta tips memilih produk yang tepat.
Apa Itu Belerang?
Belerang adalah mineral alami yang banyak terdapat di kerak bumi dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai produk perawatan kulit. Sifat antiinflamasi dan antimikrobanya menjadikannya pilihan populer untuk merawat jerawat dan masalah kulit lainnya. Belerang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti krim, sabun, masker, dan serum perawatan kulit. Penggunaannya dalam perawatan kulit telah dikenal sejak zaman peradaban kuno seperti di India Kuno, Tiongkok Kuno, Yunani, dan Mesir.
Pada abad ke-19, belerang mulai dikembangkan menjadi obat anti-jerawat yang terbukti efektif. Salah satu contohnya adalah produk “Glenn’s Sulphur Soap” yang diiklankan pada Helena Independent, 3 Juli 1881, dengan klaim manfaat seperti merawat kulit dan menghilangkan ketombe.

Gambar 1.1 Iklan pada Helena Independent pada hari Minggu, 3 Juli 1881 berupa sabun dengan brand “Glenn’s Sulphur Soap” dengan berbagai manfaatnya seperti merawat kulit, menghilangkan ketombe, dan lainnya.
Manfaat Belerang untuk Kulit
- Mengatasi Jerawat: Belerang membantu mengeringkan jerawat dengan cepat tanpa menyebabkan iritasi yang parah. Sifat pengelupasan alaminya juga membantu mengangkat sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori.
- Mengurangi Minyak Berlebih: Belerang dapat mengatur produksi sebum pada kulit berminyak, sehingga mencegah pembentukan komedo dan jerawat.
- Menenangkan Kulit yang Iritasi: Sifat antiinflamasi belerang membantu meredakan peradangan kulit, menjadikannya efektif untuk kondisi kulit yang sensitif dan meradang.
- Mengatasi Masalah Kulit Lainnya: Selain jerawat, belerang juga efektif untuk mengobati kondisi kulit seperti rosacea dan dermatitis seboroik.
Cara Menggunakan Belerang agar Efektif
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari belerang, penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis kulit dan masalah kulit yang dihadapi. Berikut panduan yang dapat diikuti:
- Untuk Kulit Berminyak atau Berjerawat: Gunakan sabun atau masker sulfur 1-2 kali seminggu untuk membantu membersihkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak.
- Untuk Kulit Sensitif: Gunakan krim atau serum dengan konsentrasi belerang rendah (sekitar 3-5%) untuk mengurangi risiko iritasi.
Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun belerang efektif dalam mengatasi jerawat, penggunaannya dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan sedikit mengelupas. Untuk menghindari efek ini, selalu gunakan pelembap yang ringan setelah perawatan untuk menjaga keseimbangan kelembapan kulit. Selain itu, lakukan patch test terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif, untuk menghindari iritasi yang tidak diinginkan.
Kesimpulan
Belerang adalah bahan serbaguna yang sangat efektif dalam merawat berbagai masalah kulit, terutama jerawat. Dengan memilih produk yang tepat dan menggunakannya secara benar, belerang dapat membantu menjaga kulit tetap bersih dan bebas dari peradangan. Penting bagi konsumen untuk memahami cara menggunakan produk berbasis belerang dengan benar agar mendapatkan hasil yang optimal tanpa risiko iritasi.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Feb 14, 2025 | Blog, Lifestyle & Nutrition, Skin Conditions
Perubahan cuaca bukan hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga berdampak besar pada kondisi kulit kita. Saat cuaca berubah, rutinitas perawatan kulit pun sebaiknya ikut disesuaikan agar tetap efektif. Terutama di negara tropis seperti Indonesia, perbedaan antara cuaca panas dan lembap bisa membuat kulit bereaksi sangat berbeda.
Artikel ini akan membahas cara menyesuaikan rutinitas skincare saat menghadapi kondisi cuaca panas terik dan cuaca lembap, agar kulit tetap sehat, terhidrasi, dan bebas masalah.
Mengapa Perlu Mengubah Skincare Sesuai Musim?
Kulit memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan. Namun, perubahan kelembapan, suhu, dan paparan sinar UV bisa menyebabkan kulit menjadi kering, berminyak, mudah berjerawat, atau iritasi jika perawatannya tidak disesuaikan. Dengan memahami karakteristik tiap musim, kamu bisa lebih cermat memilih produk dan menyesuaikan langkah skincare.
Skincare Saat Cuaca Panas: Fokus pada Perlindungan & Oil Control
Saat matahari sedang terik, suhu tinggi dapat meningkatkan produksi sebum (minyak alami kulit), menyumbat pori-pori, dan mempercepat iritasi.
Tips merawat kulit saat cuaca panas:
- Gunakan pembersih ringan namun efektif
Pilih facial wash yang mampu mengangkat minyak berlebih tanpa membuat kulit kering. Hindari pembersih berbahan keras seperti SLS jika kulitmu sensitif.
- Gunakan toner dengan kandungan sejuk
Toner dengan bahan seperti aloe vera atau witch hazel dapat membantu menenangkan kulit dan mengecilkan pori.
- Gunakan moisturizer berbasis gel
Formula ringan berbasis air atau gel lebih cocok di cuaca panas karena cepat meresap dan tidak menyumbat pori.
- Sunscreen adalah keharusan
Gunakan sunscreen minimal SPF 30 dengan label broad spectrum. Untuk aktivitas luar, pilih yang tahan air dan tidak mudah luntur oleh keringat.
- Gunakan masker clay 1–2 kali seminggu
Masker tanah liat membantu menyerap minyak berlebih dan membersihkan pori-pori.
Skincare Saat Cuaca Lembap: Fokus pada Keseimbangan dan Perlindungan Bakteri
Cuaca lembap memicu produksi minyak berlebih dan menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri, yang dapat menyebabkan jerawat dan breakout.
Tips merawat kulit saat cuaca lembap:
- Eksfoliasi secara teratur (2x seminggu)
Gunakan eksfoliator lembut berbasis AHA atau BHA untuk membantu mencegah pori tersumbat dan mengangkat sel kulit mati.
- Gunakan serum ringan
Pilih serum dengan kandungan seperti niacinamide, zinc, atau centella asiatica yang membantu menyeimbangkan produksi minyak dan mengurangi peradangan.
- Pilih pelembap non-comedogenic
Meski udara lembap, pelembap tetap diperlukan. Gunakan pelembap ringan yang tidak menyumbat pori, agar kulit tetap terhidrasi dan terhindar dari iritasi.
- Hindari makeup berat
Makeup tebal mudah bercampur dengan minyak dan keringat, yang dapat memperparah kondisi pori-pori. Gunakan cushion ringan atau bedak mineral.
- Gunakan facial mist jika perlu
Facial mist membantu menyegarkan kulit tanpa perlu mencuci wajah berulang kali.
Kapan Harus Ganti Produk?
Perhatikan sinyal dari kulit. Bila muncul tanda-tanda seperti jerawat mendadak, kulit terasa tertarik, berminyak berlebih, atau makeup tidak menempel sempurna, bisa jadi rutinitas skincare kamu tidak lagi sesuai dengan cuaca saat ini. Gantilah produk secara bertahap dan amati respons kulit selama 1–2 minggu.
Rekomendasi Produk Skincare yang Aman untuk Cuaca Tropis
Menyesuaikan skincare dengan perubahan cuaca bukan berarti harus ribet. Nurilab menghadirkan rangkaian produk yang dirancang untuk iklim tropis, dengan formulasi ringan, non-comedogenic, dan sudah teruji dermatologis.
Beberapa produk unggulan Nurilab cocok digunakan baik saat cuaca panas maupun lembap, Temukan skincare sesuai cuaca dari Nurilab di bawah ini. Check out sekarang!
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Feb 11, 2025 | Blog, Lifestyle & Nutrition, Self-Care & Wellness
Menjaga kebersihan wajah bukan hanya urusan penampilan. Bagi pelajar dan mahasiswa yang beraktivitas dari pagi hingga sore, wajah sangat rentan terkena paparan debu, polusi, keringat, serta kotoran dari tangan atau benda-benda seperti helm dan masker. Jika tidak dirawat dengan benar, semua faktor ini bisa memicu timbulnya jerawat, komedo, hingga iritasi kulit.
Memiliki kulit yang bersih dan sehat tidak memerlukan perawatan mahal. Kunci utamanya ada pada konsistensi dan pemilihan produk yang tepat. Dalam artikel ini, kamu akan belajar tips menjaga wajah tetap bersih dan segar di tengah kesibukan sekolah atau kuliah.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Wajah Sejak Usia Muda
Saat memasuki masa remaja dan awal dewasa, produksi minyak di wajah cenderung meningkat karena pengaruh hormon. Hal ini wajar, tetapi jika tidak dibersihkan secara rutin, minyak akan bercampur dengan kotoran dan menyebabkan pori-pori tersumbat. Akibatnya, jerawat dan komedo pun muncul.
Kebersihan wajah juga penting untuk mencegah penyebaran bakteri. Banyak pelajar dan mahasiswa yang secara tidak sadar sering menyentuh wajah saat bosan, mengantuk, atau stres. Padahal, tangan bisa menjadi media perpindahan kuman yang berpotensi menyebabkan infeksi kulit.
Tips Membersihkan Wajah di Tengah Aktivitas Sehari-hari
1. Cuci Wajah Setidaknya Dua Kali Sehari
Mulailah hari dengan mencuci wajah menggunakan facial wash yang sesuai dengan jenis kulitmu. Lakukan lagi di malam hari sebelum tidur agar semua kotoran, minyak, dan sisa sunscreen atau makeup terangkat dengan baik. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena bisa membuat kulit kering dan iritasi.
2. Hindari Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor
Kebiasaan menyentuh wajah tanpa disadari bisa menyebabkan perpindahan bakteri dari tangan ke kulit. Biasakan mencuci tangan secara berkala, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan, menggunakan transportasi umum, atau memegang barang-barang bersama seperti gagang pintu dan meja kelas.
3. Gunakan Tisu Wajah Bersih Saat Berkeringat
Jika wajah mulai berkeringat setelah olahraga atau berjalan kaki, segera tepuk perlahan dengan tisu wajah bersih. Jangan digosok karena bisa membuat kulit iritasi dan menyebarkan bakteri ke seluruh area wajah.
4. Ganti Masker dan Sarung Bantal Secara Rutin
Masker yang kotor atau digunakan berulang kali tanpa dicuci bisa menjadi sarang bakteri penyebab maskne (mask acne). Gantilah masker setiap hari, terutama jika kamu menggunakannya dalam waktu lama. Selain itu, jangan lupakan sarung bantal yang perlu dicuci minimal dua kali seminggu.
5. Jangan Pakai Makeup Berlebihan Saat Sekolah atau Kuliah
Makeup memang bisa membantu menutupi jerawat atau noda, tapi pemakaian yang berlebihan justru berisiko menyumbat pori-pori. Jika memang ingin menggunakan makeup, pilih produk ringan yang berlabel non-comedogenic dan selalu bersihkan wajah sampai tuntas setelahnya.
6. Gunakan Sunscreen Setiap Pagi
Banyak yang mengira sunscreen hanya perlu saat panas terik atau ke pantai. Padahal, sinar UV tetap ada bahkan saat mendung atau hujan. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari penuaan dini dan hiperpigmentasi.
7. Bawa Produk Skincare Praktis Saat Bepergian
Jika kamu termasuk yang sering pulang malam atau punya jadwal padat, bawa perlengkapan wajah seperti sabun cuci muka, tisu wajah, dan sunscreen dalam ukuran mini di tas. Ini akan sangat membantu saat kamu merasa kulit mulai berminyak atau kusam di tengah hari.
Rekomendasi Produk Nurilab untuk Pelajar & Mahasiswa
Untuk kamu yang ingin mulai merawat kulit tanpa ribet, Nurilab menawarkan rangkaian produk yang cocok untuk kebutuhan kulit aktif dan sensitif, terutama di usia sekolah dan kuliah. Berikut beberapa produk andalan yang bisa kamu coba:
- Gentle Cleansing Gel: Sabun wajah lembut yang cocok untuk semua jenis kulit, mampu membersihkan tanpa membuat kulit kering atau ketarik.
- Acne Conclearing Spot Drying Lotion: Obat totol jerawat yang efektif membantu meredakan jerawat yang muncul mendadak, terutama saat kamu sedang ada presentasi atau acara penting.
- Hy Matte Sunscreen: Sunscreen ringan dan non-comedogenic yang menjaga wajah tetap terlindungi tanpa rasa lengket.
Yuk, rawat kulitmu mulai dari sekarang dan lihat rekomendasi produk selengkapnya dari Nurilab
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-
by Lugi Nurilab | Feb 10, 2025 | Acne Solutions, Blog, Lifestyle & Nutrition
Musim hujan sering kali membawa kelembapan udara yang tinggi, yang memengaruhi kondisi kulit wajah. Kulit menjadi lebih rentan terhadap minyak berlebih, pori-pori tersumbat, dan jerawat. Dalam kondisi seperti ini, perawatan wajah perlu disesuaikan agar kulit tetap terjaga kesehatannya, meskipun cuaca tidak bersahabat.
Mengapa Kulit Butuh Perawatan Khusus Saat Musim Hujan?
Kelembapan tinggi dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak sebum atau zat berminyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak. Ketika bercampur dengan keringat, debu, dan polusi, hal ini bisa memicu timbulnya jerawat atau iritasi. Selain itu, banyak orang keliru berpikir bahwa sinar UV tidak berbahaya saat mendung, padahal sinar UVA tetap bisa menembus awan dan memberi efek buruk pada kulit seperti mempercepat penuaan dini atau memperparah hiperpigmentasi.
Oleh karena itu, rutinitas perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk menjaga kebersihan, keseimbangan, dan perlindungan kulit sepanjang musim hujan.
Langkah Perawatan Wajah di Musim Hujan
1. Bersihkan Wajah Secara Rutin dan Menyeluruh
Gunakan sabun pembersih yang mampu mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup tanpa membuat kulit terasa kering atau tertarik. Membersihkan wajah dua kali sehari sangat dianjurkan, terutama setelah aktivitas di luar ruangan.
Rekomendasi Nurilab: Gentle Cleansing Gel — pembersih wajah berbasis gel yang lembut namun efektif, cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit sensitif atau berjerawat.
2. Atasi Jerawat Secara Tepat
Lingkungan yang lembap bisa mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Jika jerawat muncul, gunakan produk khusus untuk mengeringkan jerawat secara efektif tanpa menyebabkan iritasi berlebih.
Rekomendasi Nurilab: Acne Conclearing Spot Drying Lotion — solusi cepat untuk meredakan jerawat meradang dan mengurangi risiko bekas luka.
3. Gunakan Serum untuk Bekas Jerawat
Bekas jerawat bisa lebih mencolok saat kulit lembap dan berminyak. Gunakan serum yang dirancang khusus untuk menyamarkan noda, mencerahkan area gelap, dan memperbaiki tekstur kulit.
Rekomendasi Nurilab:
- Triple-B Serum Bekas Jerawat — membantu memudarkan bekas jerawat dan mencerahkan kulit.
- CorrecTone™ Spot Serum Concealer — perpaduan skincare dan makeup untuk menyamarkan noda sekaligus merawat kulit.
4. Tetap Gunakan Sunscreen Meski Mendung
Banyak orang melewatkan sunscreen saat cuaca tidak cerah. Padahal, sinar UVA tetap berisiko terhadap kesehatan kulit. Pilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit dan aktivitas harian.
Rekomendasi Nurilab:
- Hy Matte Sunscreen — cocok untuk kulit berminyak karena hasil akhir matte dan tidak lengket.
- Hy Glow Sunscreen — memberikan tampilan glowing natural sekaligus melindungi dari sinar UV.
Tips Tambahan
- Gunakan handuk atau tisu wajah bersih untuk mengeringkan wajah, hindari menggosok wajah dengan kasar.
- Ganti sarung bantal dan masker wajah secara rutin untuk mencegah penumpukan bakteri.
- Hindari penggunaan makeup tebal saat cuaca lembap agar kulit bisa bernapas dan tidak mudah tersumbat.
Ingin Tahu Produk yang Cocok untuk Musim Hujan?
Temukan berbagai produk perawatan kulit dari Nurilab yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif, rentan jerawat, dan aktif di cuaca tropis Indonesia. Aman, efektif, dan sudah banyak direkomendasikan! Lihat Rekomendasi Produk Nurilab dibawah ini.
Product Recomendation
-
-
-
Rp89.000 Original price was: Rp89.000.Rp49.000Current price is: Rp49.000.
-
-
-
Rp188.000 Original price was: Rp188.000.Rp125.000Current price is: Rp125.000.
-
Rp99.000 Original price was: Rp99.000.Rp65.000Current price is: Rp65.000.
-
-